Tour Of Duty Dirut BUMN Karya, Harapan atau Bom Waktu

Jum'at, 05 Juni 2020 - 21:43 WIB
DPR RI menilai pencopotan para Dirut BUMN Karya tersebut bukan akibat kinerja yang buruk, melainkan oleh sebab-sebab lain. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan pergantian direktur utama PT Waskita Karya (WASKITA), PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Hutama Karya (HK), PT Adhi Karya (ADHI), dan PT Wijaya Karya (WIKA). Semua direktur utama (Dirut) BUMN Karya itu dicopot, kecuali Budiharto mendapat posisi baru yang sebelumnya sebagai Dirut di Adhi, saat ini mengawaki Hutama Karya.

Terkait hal tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri Sitorus mengungkapkan dari semua yang diganti itu, dua di antaranya sudah melewati usia produktif, yaitu Dirut Waskita Karya dan Hutama Karya. Umumnya, kondisi keuangan kelima perusahaan itu cenderung baik, kecuali HK dan Waskita yang pendapatannya cenderung menurun dan punya beban utang mega proyek yang cukup besar.



Deddy mengatakan, isu pergantian para Dirut BUMN Karya itu sudah lama beredar sehingga tidak mengejutkan. “Ya, saya sudah lama mendengar kabar itu,” kata Deddy dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

(Baca Juga: Erick Bongkar Waskita Karya, Dirut Diganti dan Fadjroel Rachman Jadi Komisaris )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!