Demi Rakyat, Anggota DPR Usulkan Pembentukan DMO Minyak Goreng

Rabu, 19 Januari 2022 - 20:51 WIB
DMO minyak goreng bisa membuat harga stabil. Foto/Dok
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade mengusulkan adanya domestic market obligation (DMO) bagi olahan sawit, salah satunya minyak goreng . Langkah ini dilakukan agar Indonesia bisa memenuhi kebutuhan minyak goreng dengan harga terjangkau, tanpa dipengaruhi harga CPO global.

Baca juga: Alfamart dan Indomaret Kompak Jual Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000 per Liter



"Saya usulkan ada DMO dan pajak ekspor CPO. Saya rasa itu fair. Rakyat butuh minyak goreng murah sesuai kemampuan, bukan kita memenuhi pasar ekspor saja, orang lain yang menikmati," kata Andre dalam rapat kerja, Rabu (19/1/2022).

Andre meminta Kementerian Perdagangan menyusun aturan mirip DMO batu bara yang harus dipenuhi sebelum ekspor. Menurutnya, cara ini bisa membuat harga minyak goreng stabil ke depannya.

Andre mengungkapkan, stok minyak goreng seharga Rp14.000 belum sepenuhnya terpenuhi. Menurut data yang dia peroleh, Kemendag baru dapat memenuhi stok sebanyak 20 juta liter dari yang dijanjikan 250 juta liter. Padahal, produksi sawit 25 juta ton, 16 juta tonnya merupakan minyak goreng.

"Kalau 70%-nya aja minyak goreng dari 25 juta ton artinya ada 16 juta ton yang merupakan minyak goreng diekspor per tahun. Atau 16 miliar liter ekspor kita per tahun, ini hitungan kasar aja ya," ungkap Andre.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!