Pengamat Sebut Sektor Pertanian Mampu Kendalikan Inflasi Indonesia di Bawah 3 Persen
Kamis, 14 April 2022 - 21:57 WIB
Pengamat Ekonomi Pertanian dari Universitas Andalas, Muhammad Makky, mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengendalikan tingkat inflasi selama pandemi.
JAKARTA - Pengamat Ekonomi Pertanian dari Universitas Andalas, Muhammad Makky, mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengendalikan tingkat inflasi selama pandemi. Terutama pengelolaan di sektor pertanian yang meliputi produksi dan kesejahteraan petani sehingga mampu menjadi penopang ekonomi nasional.
"Ketersediaan dan ketahanan pangan adalah salah satu penopang inflasi Indonesia sehingga mampu bertahan dan terkendali dibawah 3 persen," ujar Makky, Rabu (13/4/2022).
Perlu diketahui, inflasi di berbagai negara meningkat tajam, Turki berada di angka 61,14 persen, Argentina 52,3 persen, Rusia 16,7 persen, Brazil 11,3 persen, Belanda 9,7 persen dan Amerika 7,9 persen. Sedangkan Indonesia mampu mengendalikannya di angka 2,64 persen.
"Amerika mengalami inflasi tertinggi dalam 40 tahun terakhir, begitu juga Turki mengalami inflasi tertinggi dalam 20 tahun terakhir," katanya.
"Ketersediaan dan ketahanan pangan adalah salah satu penopang inflasi Indonesia sehingga mampu bertahan dan terkendali dibawah 3 persen," ujar Makky, Rabu (13/4/2022).
Perlu diketahui, inflasi di berbagai negara meningkat tajam, Turki berada di angka 61,14 persen, Argentina 52,3 persen, Rusia 16,7 persen, Brazil 11,3 persen, Belanda 9,7 persen dan Amerika 7,9 persen. Sedangkan Indonesia mampu mengendalikannya di angka 2,64 persen.
"Amerika mengalami inflasi tertinggi dalam 40 tahun terakhir, begitu juga Turki mengalami inflasi tertinggi dalam 20 tahun terakhir," katanya.
Lihat Juga :