Sukses Bawa KB Bukopin Membaik, Dirut KB Bukopin Dipanggil Kembali Ke Korea Selatan
Rabu, 27 April 2022 - 22:44 WIB
Foto: Dok Bukopin
JAKARTA - PT. Bank KB Bukopin, Tbk. (“Perseroan) menginformasikan pengunduran diri salah satu Pengurus yaitu Bapak Chang Su Choi selaku Direktur Utama pada IDX.Net pada 26 April 2022 sebagai keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Setelah resmi menyandang nama baru pasca pengumuman publik 23 Februari 2021, KB Bukopin terus melakukan pembenahan dan inovasi guna mencapai target besar di 2025 yang didukung penuh oleh Pemegang Saham Pengendali KB Kookmin Bank dan ultimate shareholder KB Financial Group.
Semenjak dipercaya menjadi Direktur Utama Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) pada 17 Juni 2021, Chang Su Choi telah memberikan banyak perubahan signifikan pada Perseroan. Pada akhir tahun 2021, Choi sukses meningkatkan pendapatan bunga bersih Perseroan sebesar 39,76 persen atau Rp236 Miliar.
Selain itu, Choi juga berhasil membawa Korean Link Business KB Bukopin menjadi salah satu produk paling potensial yang dimiliki oleh KB Bukopin, penghimpunan dana (funding) Korean Link Business posisi 31 Desember 2021 mencapai Rp7,82 triliun dengan pertumbuhan yoy Rp6,31 triliun atau 395,8 persen, serta total penyaluran kredit mencapai Rp420 miliar.
Setelah resmi menyandang nama baru pasca pengumuman publik 23 Februari 2021, KB Bukopin terus melakukan pembenahan dan inovasi guna mencapai target besar di 2025 yang didukung penuh oleh Pemegang Saham Pengendali KB Kookmin Bank dan ultimate shareholder KB Financial Group.
Semenjak dipercaya menjadi Direktur Utama Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) pada 17 Juni 2021, Chang Su Choi telah memberikan banyak perubahan signifikan pada Perseroan. Pada akhir tahun 2021, Choi sukses meningkatkan pendapatan bunga bersih Perseroan sebesar 39,76 persen atau Rp236 Miliar.
Selain itu, Choi juga berhasil membawa Korean Link Business KB Bukopin menjadi salah satu produk paling potensial yang dimiliki oleh KB Bukopin, penghimpunan dana (funding) Korean Link Business posisi 31 Desember 2021 mencapai Rp7,82 triliun dengan pertumbuhan yoy Rp6,31 triliun atau 395,8 persen, serta total penyaluran kredit mencapai Rp420 miliar.
Lihat Juga :