Kemenhub Targetkan Tahapan Headway KRL Tiap 3 Menit Tuntas di 2025
Kamis, 07 Juli 2022 - 22:36 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian menargetkan tahapan headway (jarak waktu antarkereta) kereta rel listrik (KRL) tiap 3 menit selesai pada 2025 mendatang.
"Tahapan headway 3 menit mudah-mudahan kita bisa selesaikan pada 2025," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri dalam acara Ngobrol Santai Perkeretaapian di Gedung Kemenhub, Kamis (7/7/2022).
Baca Juga: 3 Pria Diusir dari KRL di Stasiun Manggarai, KCI Beberkan Kronologinya
Menurutnya, untuk tahapan awal pelaksanaan Switch Over ke-6 (SO-6) seharusnya bisa dilakukan dengan headway 5 menit. "Seharusnya kita bisa untuk headway 5 menit di pelaksanaan SO-6, jika sarana kereta api kita oke," ujarnya.
Sementara itu, saat ini Kemenhub fokus terhadap pelaksanaan SO-6 untuk melayani pergerakan penumpang commuter line. "Kita masih menuju ke 1,2 juta penumpang per hari. Jadi, itu yang kita upayakan. InsyaAllah dengan SO-6 kita selesaikan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, kendala dalam melakukan headway sependek mungkin karena adanya persilangan kereta api jarak jauh. "Karena ada persilangan-persilangan KA jarak jauh, jadi kita tidak mungkin memberhentikan KA jarak jauh," ucapnya.
"Tahapan headway 3 menit mudah-mudahan kita bisa selesaikan pada 2025," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri dalam acara Ngobrol Santai Perkeretaapian di Gedung Kemenhub, Kamis (7/7/2022).
Baca Juga: 3 Pria Diusir dari KRL di Stasiun Manggarai, KCI Beberkan Kronologinya
Menurutnya, untuk tahapan awal pelaksanaan Switch Over ke-6 (SO-6) seharusnya bisa dilakukan dengan headway 5 menit. "Seharusnya kita bisa untuk headway 5 menit di pelaksanaan SO-6, jika sarana kereta api kita oke," ujarnya.
Sementara itu, saat ini Kemenhub fokus terhadap pelaksanaan SO-6 untuk melayani pergerakan penumpang commuter line. "Kita masih menuju ke 1,2 juta penumpang per hari. Jadi, itu yang kita upayakan. InsyaAllah dengan SO-6 kita selesaikan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, kendala dalam melakukan headway sependek mungkin karena adanya persilangan kereta api jarak jauh. "Karena ada persilangan-persilangan KA jarak jauh, jadi kita tidak mungkin memberhentikan KA jarak jauh," ucapnya.
Lihat Juga :