Survei Membuktikan PNM Mekaar Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga dan Kepemimpinan Perempuan

Jum'at, 20 Januari 2023 - 20:57 WIB
loading...
Survei Membuktikan PNM...
Survei UGM menunjukkan dampak positif keberadaan PNM Mekaar. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada ( UGM ) melakukan riset untuk mengetahui dampak kehadiran PNM Mekaar , terutama terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan kepemimpinan perempuan. Riset yang dilakukan dengan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif ini dilakukan dalam rentang Mei-Agustus 2022.

Baca juga: UGM Alokasikan Beasiswa Ratusan Miliar untuk Bantu Mahasiswa Tidak Mampu

"Khususnya untuk interview dan survei riset dilakukan di delapan provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan” ujar Dekan Fisipol UGM, Wawan Mas’udi, dilansir dari keterangan tertulis, Jumat (20/1/2023).

Dia menjelaskan, metode yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan FGD, in depth interview terhadap nasabah, serta account officer yang merupakan garda terdepan PNM dalam melayani nasabah Mekaar. Survei tersebut dilakukan terhadap 1.600 responden nasabah Mekaar.

Wawan mengungkapkan, hasil riset menunjukkan empat kontribusi penting PNM Mekaar terhadap penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan dalam kepemimpinan di masyarakat.

Pertama, kata Wawan, program bantuan akses permodalan yang ditawarkan oleh PNM Mekaar telah berkontribusi pada penguatan kapasitas ekonomi para nasabah, dan bahkan menjadi katup penyelamat di era krisis terutama dalam kurun waktu dua tahun terakhir ketika pandemi Covid-19 terjadi.

Kedua, lanjutnya, melalui PNM Mekaar perempuan menemukan ruang dan momentum untuk penguatan kapasitas dalam pengambilan keputusan, baik dalam konteks kelompok maupun kehidupan sehari-hari dalam keluarga.

"Ini menjadi kunci dalam transformasi peran perempuan dalam ranah privat dan publik," ucapnya.

Dia menambahkan, yang ketiga, karakter program PNM Mekaar yang bertumpu pada semangat pemberdayaan perempuan berbasis komunitas telah mendorong kapasitas kepemimpinan mereka terutama bagi para nasabah yang berperan sebagai ketua kelompok.

Kemudian yang terakhir, berdasarkan hasil survei, selain untuk mengembangkan usaha yang dijalankan, para nasabah PNM Mekaar menggunakan keuntungan usaha untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sebesar 84%, biaya kesehatan keluarga mencapai 65%, serta membayar hutang menyentuh angka 65%.

Data hasil survei juga menunjukkan bahwa sebanyak 41% responden menyatakan usahanya stabil, sementara 35% responden berpendapat mengalami peningkatan kondisi ekonomi.

Wawan menuturkan, tantangan bagi pengembangan Program PNM Mekaar adalah penguatan inklusi keuangan melalui transformasi digital. Menurutnya, jalan menuju adaptasi digital tidaklah mudah, mengingat jumlah responden yang memiliki rekening bank masih terbatas yakni sebanyak 35%.

Baca juga: Naoya Inoue vs Stephen Fulton: Pertarungan Petinju P4P Terbaik

"Ini menunjukkan masih terbatasnya kesiapan infrastruktur teknologi baik yang dimiliki oleh individu nasabah, maupun sebagai akibat kondisi geografis, serta konteks sosial dan budaya yang beragam," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Rekomendasi
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Berita Terkini
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved