alexametrics

Dibutuhkan Sinergi Dalam Pembangunan Ekonomi Desa

loading...
Dibutuhkan Sinergi Dalam Pembangunan Ekonomi Desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT & T) Marwan Jafar meminta sinergi dalam pembangunan ekonomi nasional. Foto: Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diminta bersinergi dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui desa. Ketiga elemen itu harus dilaksanakan dengan penuh komitmen demi kemajuan pembangunan di Tanah Air.

"Komponen ini jika kami satukan secara komperhensif bisa mendorong pembangunan nasional sesuai dengan Nawa Cita ketiga, yaitu membangun Indonesia dari desa-desa dan daerah-daerah tertinggal dalam kerangka NKRI," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT & T) Marwan Jafar dalam keterangan persnya kepada Sindonews, Minggu (17/5/2015).

Dia mengatakan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, mengajak ketiga elemen itu memperbaiki ekonomi bangsa ini. Seperti di Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang. "Karena ekonomi desa, bisa menunjang ekonomi nasional. Karena itu, potensi-potensi desa perlu ditingkatkan, seperti Desa Wisata bunga yang dimiliki Deli Serdang," imbuhnya.



Marwan menuturkan, dengan adanya pencanangan gerakan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Hari Kesatuan Gerak, Gerakan Benah Dusun Bangun Sari, Deli Serdang punya prospek yang baik. "Deli Serdang punya prospek yang baik, dan saya yakin bupati juga punya komitmen untuk membangun desa-desa dan pedesaan," jelasnya.

Menteri Marwan memuji semangat masyarakat Deli Serdang yang mempertahankan tradisi gotong royong dalam pembangunan daerah. "Mempertahankan tradisi gotong royong sebagai spirit untuk membangun bangsa Indonesia. Walaupun pemerintahannya baru satu tahun menjabat sebagai bupati, kemajuan Kabupaten Deli Serdang mengalami peningkatan yang luar biasa," tandasnya.
(dmd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak