Erick Thohir Mendorong BUMN Menangkap Potensi Ekonomi Industri yang Tembus Ribuan Triliun
Selasa, 24 Januari 2023 - 11:50 WIB
loading...
Menteri Erick Thohir mempertanyakan, posisi perusahaan pelat merah di tengah potensi ekonomi dari sejumlah industri di dalam negeri yang mencapai ratusan hingga ribuan triliun Rupiah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mempertanyakan, posisi perusahaan pelat merah di tengah potensi ekonomi dari sejumlah industri di dalam negeri yang mencapai ratusan hingga ribuan triliun Rupiah. Perusahaan negara pun diminta menangkap potensi ekonomi tersebut.
Baca Juga: Kutuk BUMN yang Tekor, Erick Thohir: Gak Bisa Nyumbang
Nilai ekonomi di sektor kuliner diperkirakan mencapai Rp 481 triliun. Sementara industri fesyen menyentuh angka Rp 187 triliun.
"Nah, sekarang posisi BUMN dimana? Sejak awal saya bilang ke BUMN, kita itu benteng ekonomi nasional, BUMN harus sehat supaya apa? BUMN bisa intervensi market kalau market-nya tidak seimbang," ungkap Erick Thohir, Selasa (24/1/2023).
Untuk nilai ekonomi digitalisasi diperkirakan mencapai Rp 4.500 triliun pada tahun 2030. Di sektor pariwisata lanjut Erick Thohir, wisatawan mancanegara (wisman) mampu menyumbang devisa kepada negara sebesar Rp 300 triliun. Sedangkan wisatawan negeri berkontribusi Rp 1.270 triliun.
"Angkanya yang asing Rp 300 triliun, dalam negeri Rp 1.270 triliun kalau gak salah. Jadi dari data-data, total pariwisata itu mayoritas turis lokal yang melakukan traveling," kata dia.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Rapor Merah 9 BUMN, Siapa Aja?
Baca Juga: Kutuk BUMN yang Tekor, Erick Thohir: Gak Bisa Nyumbang
Nilai ekonomi di sektor kuliner diperkirakan mencapai Rp 481 triliun. Sementara industri fesyen menyentuh angka Rp 187 triliun.
"Nah, sekarang posisi BUMN dimana? Sejak awal saya bilang ke BUMN, kita itu benteng ekonomi nasional, BUMN harus sehat supaya apa? BUMN bisa intervensi market kalau market-nya tidak seimbang," ungkap Erick Thohir, Selasa (24/1/2023).
Untuk nilai ekonomi digitalisasi diperkirakan mencapai Rp 4.500 triliun pada tahun 2030. Di sektor pariwisata lanjut Erick Thohir, wisatawan mancanegara (wisman) mampu menyumbang devisa kepada negara sebesar Rp 300 triliun. Sedangkan wisatawan negeri berkontribusi Rp 1.270 triliun.
"Angkanya yang asing Rp 300 triliun, dalam negeri Rp 1.270 triliun kalau gak salah. Jadi dari data-data, total pariwisata itu mayoritas turis lokal yang melakukan traveling," kata dia.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Rapor Merah 9 BUMN, Siapa Aja?
Lihat Juga :