Perkuat Ketahanan Pangan, Ganjar Optimalkan Lahan Tidur Jadi Produktif
Selasa, 24 Januari 2023 - 11:30 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono melakukan penanaman jagung. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus mendorong ketahanan pangan dengan mengoptimalkan diversifikasi lahan. Bersama Kapolda Jateng Ahmad Luthfi, Pangdam IV Diponegoro Widi Prasetijono dan Perum Perhutani, gotong royong penanaman jagung.
"Kita bisa memanfaatkan lahan punya Perhutani yang menurut saya bisa mempercepat komoditas yang ada. Kalau hari ini jagung, nanti di tempat lain kita sesuaikan dengan yang lain," ujar Ganjar melalui pernyataannya, usai melakukan penanaman jagung, di lahan seluas 475 hektare di Petak 49 F, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Selasa (24/1/2023).
Baca Juga: Momen Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Adu Lari di Rakornas Kepala Daerah Bogor
Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan Satgas Pangan Jateng turut diikuti jajaran forkopimda serta ratusan petani jagung. Provinsi Jateng sendiri selama ini dikenal sebagai lumbung pangan nasional.
Banyak komoditas pangan negara yang diproduksi Jateng, termasuk jagung. Untuk produksi jagung di Jateng, hingga bulan September 2022 mencapai 3.047.712 ton. Untuk semakin memperkuat ketahanan pangan, Ganjar mengatakan lahan-lahan tidur yang selama ini kurang dari sisi kebermanfaatannya, harus didorong menjadi lahan subur dan produktif untuk memproduksi jagung dan tanaman jenis lainnya.
Tujuannya, selain memperbanyak lahan produktif untuk pangan, pemanfaatan lahan juga untuk meningkatkan perekonomian daerah. Terlebih, masyarakat pedesaan yang banyak mencari mata pencaharian sebagai petani. Ganjar mengatakan, jika lahan-lahan di Jateng banyak yang produktif dan para petani bisa memanfaatkannya, maka tinggal pemerintah, perusahaan dan pihak off taker lainnya yang bekerja untuk membeli hasil pertanian daerah.
"Maka kalau hari ini kita bisa menanam dan perusahaan swasta siap jadi off taker, selanjutnya kita bisa memanage untuk kebutuhan yang sifatnya lokal, biasanya paling tinggi untuk pakan ternak," jelas Ganjar.
"Kita bisa memanfaatkan lahan punya Perhutani yang menurut saya bisa mempercepat komoditas yang ada. Kalau hari ini jagung, nanti di tempat lain kita sesuaikan dengan yang lain," ujar Ganjar melalui pernyataannya, usai melakukan penanaman jagung, di lahan seluas 475 hektare di Petak 49 F, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Selasa (24/1/2023).
Baca Juga: Momen Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Adu Lari di Rakornas Kepala Daerah Bogor
Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan Satgas Pangan Jateng turut diikuti jajaran forkopimda serta ratusan petani jagung. Provinsi Jateng sendiri selama ini dikenal sebagai lumbung pangan nasional.
Banyak komoditas pangan negara yang diproduksi Jateng, termasuk jagung. Untuk produksi jagung di Jateng, hingga bulan September 2022 mencapai 3.047.712 ton. Untuk semakin memperkuat ketahanan pangan, Ganjar mengatakan lahan-lahan tidur yang selama ini kurang dari sisi kebermanfaatannya, harus didorong menjadi lahan subur dan produktif untuk memproduksi jagung dan tanaman jenis lainnya.
Tujuannya, selain memperbanyak lahan produktif untuk pangan, pemanfaatan lahan juga untuk meningkatkan perekonomian daerah. Terlebih, masyarakat pedesaan yang banyak mencari mata pencaharian sebagai petani. Ganjar mengatakan, jika lahan-lahan di Jateng banyak yang produktif dan para petani bisa memanfaatkannya, maka tinggal pemerintah, perusahaan dan pihak off taker lainnya yang bekerja untuk membeli hasil pertanian daerah.
"Maka kalau hari ini kita bisa menanam dan perusahaan swasta siap jadi off taker, selanjutnya kita bisa memanage untuk kebutuhan yang sifatnya lokal, biasanya paling tinggi untuk pakan ternak," jelas Ganjar.
Lihat Juga :