Kunjungi Tjong A Fie Mansion di Medan, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Miliki Storynomics Tourism yang Kuat
Jum'at, 27 Januari 2023 - 17:29 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat mengunjungi Tjong A Fie Mansion. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengunjungi salah satu bangunan cagar budaya "Tjong A Fie Mansion" yang berada di Kota Medan , Sumatra Utara.
Baca juga: Kunjungi Poltekpar Medan, Angela Tanoesoedibjo Jadi Role Model para Mahasiswa
"Hari ini saya senang bisa berkunjung ke Tjong A Fie Mansion yang sarat akan sejarah perjuangan tokoh dalam memperjuangkan perekonomian masyarakat di Medan. Storynomics yang disuguhkan juga begitu kuat. Sehingga ini dapat menjadi daya tarik wisata," kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo yang juga Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Ekonomi Digital & Kreatif ini, di Medan, Kamis (26/1/2023).
"Tjong A Fie Mansion" dulunya merupakan tempat tinggal tokoh masyarakat bernama Tjong A Fie. Ia memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan ekonomi dan kemajuan Kota Medan.
Tjong A Fie diketahui merantau ke Medan di usia 18 tahun. Awalnya ia bekerja serabutan, namun berkat kerja keras, semangat juang dan kebaikan hati yang dilakukannya, kehidupan Tjong A Fie perlahan membaik. Hingga ia mampu membeli sebuah perkebunan, ia turut menyumbang sepertiga biaya pembangunan Masjid Raya Medan, mendirikan kelenteng, jembatan, dan lain-lain. Kota Medan tumbuh seiring dengan kiprah Tjong A Fie.
Wamenparekraf Angela yang merupakan anggota Kabinet Indonesia Maju termuda ini, ditemani Cucu Tjong A Fie, Ibu Mimi, berkeliling bangunan yang memiliki gaya arsitektur Tiongkok, Melayu, Eropa, dan art-deco. Penataan rumah dua lantai ini mengikuti prinsip feng-shui. Terlihat dari ruang-ruang yang berada di empat sisi bangunan dan mengelilingi halaman terbuka cukup besar di tengahnya, yang menandakan 'sumur surga'.
Tjong A Fie Mansion juga sering kali disebut sebagai a historical jewel in Medan. Karenanya nilai-nilai yang terkandung di dalam bangunan bersejarah tersebut diharapkan tidak pudar dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Utamanya dapat mendukung capaian 3,5 juta-7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,2 miliar-1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara di tahun 2023.
Baca juga: Kunjungi Poltekpar Medan, Angela Tanoesoedibjo Jadi Role Model para Mahasiswa
"Hari ini saya senang bisa berkunjung ke Tjong A Fie Mansion yang sarat akan sejarah perjuangan tokoh dalam memperjuangkan perekonomian masyarakat di Medan. Storynomics yang disuguhkan juga begitu kuat. Sehingga ini dapat menjadi daya tarik wisata," kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo yang juga Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Ekonomi Digital & Kreatif ini, di Medan, Kamis (26/1/2023).
"Tjong A Fie Mansion" dulunya merupakan tempat tinggal tokoh masyarakat bernama Tjong A Fie. Ia memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan ekonomi dan kemajuan Kota Medan.
Tjong A Fie diketahui merantau ke Medan di usia 18 tahun. Awalnya ia bekerja serabutan, namun berkat kerja keras, semangat juang dan kebaikan hati yang dilakukannya, kehidupan Tjong A Fie perlahan membaik. Hingga ia mampu membeli sebuah perkebunan, ia turut menyumbang sepertiga biaya pembangunan Masjid Raya Medan, mendirikan kelenteng, jembatan, dan lain-lain. Kota Medan tumbuh seiring dengan kiprah Tjong A Fie.
Wamenparekraf Angela yang merupakan anggota Kabinet Indonesia Maju termuda ini, ditemani Cucu Tjong A Fie, Ibu Mimi, berkeliling bangunan yang memiliki gaya arsitektur Tiongkok, Melayu, Eropa, dan art-deco. Penataan rumah dua lantai ini mengikuti prinsip feng-shui. Terlihat dari ruang-ruang yang berada di empat sisi bangunan dan mengelilingi halaman terbuka cukup besar di tengahnya, yang menandakan 'sumur surga'.
Tjong A Fie Mansion juga sering kali disebut sebagai a historical jewel in Medan. Karenanya nilai-nilai yang terkandung di dalam bangunan bersejarah tersebut diharapkan tidak pudar dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Utamanya dapat mendukung capaian 3,5 juta-7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,2 miliar-1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara di tahun 2023.
Lihat Juga :