Surga Investasi Hasil Laut dan Pariwisata di Provinsi Papua
Minggu, 05 Februari 2023 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Luhut: Kalau Kau Belum Pernah Menjabat, Jangan Asal Ngomong! Ngatur Republik Tidak Gampang
Peluang kerjasama yang dibuka oleh Pemda Kabupaten Biak Numfor yang tertuang dalam PP 24/2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah. PT Indo Numfor Pasifik merupakan salah satu Mitra Usaha Pemda, telah membukukan ekspor Tuna hingga penghujung Desember 2022 hingga 54 Ton.
Pengembangan potensi perikanan budidaya yang saat ini sudah tersedia di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dalam mendukung Blue ekonomi. Selain adanya komoditas unggulan Ikan Baramudi serta rumput laut, Kepulauan Yapen juga kaya akan potensi Wisata dan sangat terbuka bagi investor untuk berinvestasi.” Papar PJ. Bupati Kepulauan Yapen Cyfrianus Y. Mambay, S.PD, M.Si.
Di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai penunjang telah tersedia KJA Offshore 37 unit, masing-masing terdiri dari 10 lubang dengan kapasitas 1 Unit KJA bisa input/menampung 6000 ekor benih Ikan Baramundi dan memiliki kapasitas tampung hingga 222.000 benih.
Belum lagi potensi wisata lokal seperti Pulau Aiwai, Kampung Papuma, Pantai Sarawandori hingga Air Terjun Mantembu dan banyak lokasi surga tersembunyi lainnya yang dapat turut menggerakan perekonomian Yapen di sektor pariwisata.
“Sarmi bagian dari Pulau Papua besar yang bisa dikatakan sebagai Bandar kedaulatan NKRI di punggung Papua. Di Kabupaten Sarmi selain memiliki potensi hasil laut andalan yaitu udang Black Tiger dan Udang Putih juga memiliki populasi ikan Tenggiri yang cukup banyak. Oleh karenanya Pemda sudah mengajukan pembuatan lahan SKPT seluas 10 hektar,” ungkap PJ. Bupati Sarmi, Markus O. Mansnembra.
Dengan produksi udang Black Tiger dan Panied ± 25 Ton per tahun, Kabupaten Sarmi memberikan kebutuhan suplai udang peruntukan hotel, rumah makan dan kebutuhan masyarakat dengan tujuan pasar di wilayah Kabupaten Jayapura hingga Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.
Peluang kerjasama yang dibuka oleh Pemda Kabupaten Biak Numfor yang tertuang dalam PP 24/2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah. PT Indo Numfor Pasifik merupakan salah satu Mitra Usaha Pemda, telah membukukan ekspor Tuna hingga penghujung Desember 2022 hingga 54 Ton.
Pengembangan potensi perikanan budidaya yang saat ini sudah tersedia di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dalam mendukung Blue ekonomi. Selain adanya komoditas unggulan Ikan Baramudi serta rumput laut, Kepulauan Yapen juga kaya akan potensi Wisata dan sangat terbuka bagi investor untuk berinvestasi.” Papar PJ. Bupati Kepulauan Yapen Cyfrianus Y. Mambay, S.PD, M.Si.
Di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai penunjang telah tersedia KJA Offshore 37 unit, masing-masing terdiri dari 10 lubang dengan kapasitas 1 Unit KJA bisa input/menampung 6000 ekor benih Ikan Baramundi dan memiliki kapasitas tampung hingga 222.000 benih.
Belum lagi potensi wisata lokal seperti Pulau Aiwai, Kampung Papuma, Pantai Sarawandori hingga Air Terjun Mantembu dan banyak lokasi surga tersembunyi lainnya yang dapat turut menggerakan perekonomian Yapen di sektor pariwisata.
“Sarmi bagian dari Pulau Papua besar yang bisa dikatakan sebagai Bandar kedaulatan NKRI di punggung Papua. Di Kabupaten Sarmi selain memiliki potensi hasil laut andalan yaitu udang Black Tiger dan Udang Putih juga memiliki populasi ikan Tenggiri yang cukup banyak. Oleh karenanya Pemda sudah mengajukan pembuatan lahan SKPT seluas 10 hektar,” ungkap PJ. Bupati Sarmi, Markus O. Mansnembra.
Dengan produksi udang Black Tiger dan Panied ± 25 Ton per tahun, Kabupaten Sarmi memberikan kebutuhan suplai udang peruntukan hotel, rumah makan dan kebutuhan masyarakat dengan tujuan pasar di wilayah Kabupaten Jayapura hingga Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.
Lihat Juga :