Minyak Goreng Langka, 500 Ton Minyakita Malah Dianggurin di Gudang Marunda

Rabu, 08 Februari 2023 - 07:27 WIB
loading...
Minyak Goreng Langka,...
Sebanyak 500 ton minyak goreng Minyakita mangkrak di gudang produsen di Marunda, Jakarta Utara. Foto/Dok Kemendag
A A A
JAKARTA - Di tengah kelangkaan minyak goreng subsidi Minyakita , Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mendapati 500 ton Minyakita di gudang PT Bina Karya Prima, Marunda, Jakarta Utara. Ratusan ton minyak tersebut ‘nganggur’ alias belum didistribusikan ke pasar.

“Hari ini kita temukan di sini banyak sekali ada 500 ton. Artinya setengah juta lebih liter di sini ditemukan belum dikirim oleh perusahaan," kata Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, saat peninjauan, Selasa (7/2/2023).

Menurut Mendag, berdasarkan keterangan produsen PT Bina Karya Prima, Minyakita yang tersimpan di gudang tersebut sudah diproduksi sejak Desember 2022 namun belum didistribusikan dikarenakan belum mendapatkan Domestic Market Obligation (DMO). "Dasarnya kata mereka belum dapat DMO. Ini sudah lama sekali diproduksi dari bulan Desember,” tuturnya.

Atas temuan tersebut, Mendag meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri menindaklanjuti agar permasalahan yang dihadapi PT Bina Karya Prima segera rampung dan 500 ton Minyakita itu dapat segera digelontor ke pasar tradisional dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter.

“Nanti ada Satgas yang menangani ini, yang penting persoalannya nanti diurus sama Satgas pangan. Tetapi barang ini bisa (didistribusikan dulu untuk) memenuhi di pasar khususnya pulau Jawa,” tandas mantan ketua MPR itu. Sembari menunggu hasil laporan Satgas Pangan Polri, ungkap Zulhas, gudang tersebut akan disegel untuk sementara.

"Iya disegel. Saya minta barangnya habiskan dulu. Agar dikirim dulu ke pasar untuk memenuhi pasar. Soal benar atau salah, nanti. Kan kita baru bertemu hari ini," tukasnya.

Mendag menambahkan, untuk penyaluran perdana nanti akan difokuskan di pulau Jawa terlebih dahulu. Jika pulau Jawa sudah tercukupi akan dilanjutkan ke pulau Sumatera.

"Di Jawa dulu aja karena paling banyak (yang membutuhkan). Jangan di pasar modern, ini untuk di pasar-pasar tradisional. Kalau masih lebih ya ke Sumatera tapi kalau belum bisa (mencukupi Jawa) fokus di Jawa aja dulu tapi di pasar-pasar," pungkas politisi PAN itu.

Baca juga: Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Mendag Sebut Bikin Migor Kemasan Premium Enggak Laku

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan, pihaknya akan menyelidiki soal dugaan penimbunan Minyakita di gudang PT Bina Karya Prima. "Termasuk kita akan cek semua distribusi di daerah. Kami menugaskan satgas daerah untuk cek langsung," tegasnya.

Dalam mengatasi kelangkaan minyak yang terjadi, pihaknya bersama dengan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan (Kemendag), akan terus melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Begini Titah Luhut Turunkan Harga Minyakita, tapi Belum Tentu Manjur!

"Di sini kami menemukan Minyakita cukup banyak. Kami minta pada produsen untuk segera menyalurkan ke masyarakat. Terkait dengan prosesnya kita akan dalami dulu," pungkas Whisnu.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Kemasan Plastik Picu...
Kemasan Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved