Bos BRI Beberkan 3 Jurus Maut Kantongi Laba Rp51,4 Triliun
Rabu, 08 Februari 2023 - 12:53 WIB
loading...
Dirut BRI Sunarso mengungkap strategi BRI mencetak laba yang tinggi. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara group berhasil mencetak laba bersih Rp51,4 triliun atau tumbuh 67,15% secara tahunan. Peningkatan laba juga dibarengi dengan total aset yang tumbuh 11,18% menjadi Rp1.865,64 triliun.
Baca juga: Laba Bersih BRI Tembus Rp51,4 Triliun di 2022, Melonjak 67%
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, keberhasilan BRI Group mencatatkan rekor laba tersebut tak lepas dari strategic response yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya, melakukan efisiensi.
"Kunci keberhasilan BRI dalam menjaga bottom line kinerja perusahaan adalah melakukan berbagai program efisiensi," ungkap Sunarso dalam Press Conference Paparan Kinerja Keuangan Triwulan IV 2022 BRI, Rabu (8/2/2023).
Pertama, BRI berhasil melakukan efisiensi terutama melalui penekanan biaya dana atau cost of fund (CoF) melalui perbaikan struktur pendanaan. Kesuksesan itu dilihat dari peningkatan dana murah atau current account savings account (CASA) BRI sebesar 360 basis poin (bps) menjadi 66,7% dan cost of fund turun jadi hanya 1,87% pada akhir 2022.
Baca juga: Laba Bersih BRI Tembus Rp51,4 Triliun di 2022, Melonjak 67%
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, keberhasilan BRI Group mencatatkan rekor laba tersebut tak lepas dari strategic response yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya, melakukan efisiensi.
"Kunci keberhasilan BRI dalam menjaga bottom line kinerja perusahaan adalah melakukan berbagai program efisiensi," ungkap Sunarso dalam Press Conference Paparan Kinerja Keuangan Triwulan IV 2022 BRI, Rabu (8/2/2023).
Pertama, BRI berhasil melakukan efisiensi terutama melalui penekanan biaya dana atau cost of fund (CoF) melalui perbaikan struktur pendanaan. Kesuksesan itu dilihat dari peningkatan dana murah atau current account savings account (CASA) BRI sebesar 360 basis poin (bps) menjadi 66,7% dan cost of fund turun jadi hanya 1,87% pada akhir 2022.
Lihat Juga :