alexametrics

IMF Ungkap Utang Jepang Tembus Rp148 Ribu Triliun

loading...
IMF Ungkap Utang Jepang Tembus Rp148 Ribu Triliun
IMF meminta Jepang mengendalikan utang raksasanya yang kini tembus USD11 triliun atau sekitar Rp148 ribu triliun. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
HONG KONG - International Monetary Fund (IMF) meminta Jepang mengendalikan utang raksasanya, yang kini tembus USD11 triliun atau sekitar Rp148 ribu triliun (kurs Rp13.464/USD), atau sekitar 245% dari produk domestik bruto (PDB).

Jika pemerintah Negeri Sakura tersebut gagal mengendalikan utang fantastisnya, maka total utang Jepang akan mencapai tiga kali lipat dari ukuran ekonomi pada 2030.

"Utang publik Jepang tidak berkelanjutan di bawah kebijakan saat ini. Sebuah rencana konsolidasi fiskal jangka menengah yang kredibel diperlukan dan harus bertujuan menempatkan utang pada jalur bawah," kata IMF dalam sebuah laporan seperti dilansir dari CNNMoney, Jumat (24/7/2015).



IMF telah berulang kali mendesak Jepang untuk mengendalikan utang raksasa tersebut. Negara ini masih belum pulih dari periode deflasi selama puluhan tahun, di mana Tokyo berutang ambisius untuk mendanai program-program yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan.

Ke depan, IMF mengatakan ekonomi terbesar ketiga di dunia ini perlu keseimbangan antara pertumbuhan dan pengurangan utang.

Misal, tahap kedua dari kenaikan pajak konsumsi dijadwalkan berlaku pada April 2017. Itu berarti lebih banyak uang dalam kas pemerintah, tapi pada risiko pertumbuhan lebih lambat.

IMF merekomendasikan Jepang mulai bekerja untuk menemukan cara mengimbangi hambatan perekonomian.

Jepang juga perlu memprioritaskan reformasi struktural. Negara ini telah membuat beberapa perubahan besar sebagai bagian dari "abenomics" yaitu rencana ekonomi yang diperjuangkan Perdana Menteri Shinzo Abe dan masih bisa dilakukan.

"Sebuah rencana konkret akan memberikan kepercayaan kepada sektor swasta tentang jalan di masa depan terkait kebijakan fiskal, baik untuk konsumsi dan investasi yang positif," kata Wakil Direktur Departemen Asia Pasifik IMF Kalpana Kochhar.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak