Perusahaan Payment Asal Jepang Kian Optimitis dengan Pasar Indonesia

Jum'at, 03 Maret 2023 - 13:30 WIB
loading...
Perusahaan Payment Asal...
Takumi Takahashi, Presiden Direktur PT JCB International Indonesia saat memberikan penjelasan capaian perusahaan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perkembangan teknologi yang semakin berkembang membuat transformasi sistem pembayaran pun ikut berubah. Kondisi itu menjadi peluang tersendiri bagi, JCB, salah satu perusahaan pembayaran dari Jepang .

Baca juga: BI Ramal Nilai Transaksi Digital Banking Capai Rp64.175 Triliun di 2023

JCB berharap pulih dan meningkatnya perjalanan pariwisata dari Indonesia ke Jepang bisa berdampak pada perusahaan. Apalagi JCB memiliki daya tarik sendiri agar bisa diterima konsumen Indonesia.

"Kami berharap dapat memperoleh lebih banyak pelanggan di tahun 2023, orang-orang akan memahami dan merasakan keunikan nilai JCB dan dapat merasakan konten Jepang yang luar biasa. Tahun ini merupakan tahun ke-50 persahabatan dan kerja sama ASEAN-Jepang. Ini adalah waktu untuk bekerja sama lebih dan lebih. Saya berharap JCB menjadi jembatan antara ASEAN, Indonesia, dan Jepang," tutur Takumi Takahashi, Presiden Direktur PT JCB International Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/3/2023).

Sebagai bentuk komitmen, PT JCB International Indonesia (JCB Indonesia) terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka memberikan produk dan layanan terbaik bagi pemegang Kartu JCB. Selain itu, kolaborasi dari mitra bisnis adalah kunci utama kesuksesan, selain nasabah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe dan Messi Memimpin
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved