alexametrics

XL Genjot Penjualan Pulsa Melalui Modern Channel

loading...
XL Genjot Penjualan Pulsa Melalui Modern Channel
Ilustrasi logo
A+ A-
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) menggenjot penjualan pulsa melalui akses bersifat online (modern channel ), yaitu dari jalur perbankan, ritel dan XL Tunai.

Chief Commercial Officer XL Axiata Danny Chew Kar Wei mengatakan, untuk memperluas layanan dengan membuka jalur distribusi di modern channel, perseroan turun menggandeng Indomaret. Kerja sama ini untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan dalam mendapatkan voucher pulsa. ”Dalam kerja sama ini pelanggan akan mendapatkan harga sesuai nilai pulsa yang dibeli,” kata Danny dalam jumpa persnya di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sejak diluncurkan dua minggu lalu pendapatan dari penjualan pulsa di ritel meningkat hingga 42%. Danny juga berharap, hal tersebut bisa memberi kontribusi terhadap pendapatan dari penjualan pulsa XL secara keseluruhan. ”Modern channel memberikan kontribusi sebesar 40% dari total penjualan pulsa XL secara konsolidasi, untuk transaksi melalui jalur perbankan lebih tinggi sedikit, sisanya online dan XL Tunai,” paparnya.

Menurut dia, kerja sama yang dilakukan XL dengan berbagai channel modern ritel merupakan solusi untuk mengakomodir kebutuhan berkomunikasi dan mempermudah pelanggan mendapatkan voucher pulsa. Danny mengatakan, pergeseran tren berbelanja pada masyarakat Indonesia ke toko-toko modern mendorong XL untuk selalu menyesuaikan diri dalam memasarkan produk layanannya.

Sementara itu, Marketing Director Indomaret Wiwiek Yusuf menambahkan, layanan penjualan pulsa ini berlaku di semua toko Indomaret di seluruh Indonesia, mulai 1 September 2015. Total saat ini terdapat 11.466 toko Indomaret yang berlokasi hingga ke pelosok-pelosok daerah. Petugas Indomaret juga akan menginformasikan kepada pelanggan mengenai layanan dari XL ini.

”Sesuai dengan moto Indomaret yakni mudah dan hemat, maka pelanggan bisa dengan mudah beli pulsa XL hanya dengan ke Indomaret yang jumlahnya sudah lebih dari 11.400 outlet di Indonesia,” katanya.

Heru febrianto
(ars)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top