Naik 28,35%, Transaksi Digital Banking Februari 2023 Tembus Rp4.332,1 Triliun
Kamis, 16 Maret 2023 - 19:23 WIB
loading...
Transaksi keuangan digital terus meningkat didorong kegiatan ekonomi digital yang tumbuh pesat. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan transaksi keuangan digital terus meningkat didorong kegiatan ekonomi digital yang tumbuh pesat.
Berdasarkan laporan transaksi digital banking pada Februari 2023 meningkat 28,35% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp4.332,1 triliun dan transaksi uang elektronik (UE) tercatat tumbuh tinggi 31,14% mencapai Rp35,7 triliun.
"Sistem pembayaran digital yang makin mudah sejalan dukungan sistem pembayaran BI yang lancar dan andal serta digital banking yang tumbuh pesat," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat konferensi pers, di Jakarta, Kamis (16/3/2023).
Baca Juga: BI Ramal Nilai Transaksi Digital Banking Capai Rp64.175 Triliun di 2023
Lebih lanjut, transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit juga naik 9,61% menjadi Rp654,9 triliun. Sementara itu, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Februari 2023 meningkat 2,71% mencapai Rp905,4 triliun. "Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI," kata dia.
Dalam kegiatan itu, Bank II akan memperkuat kebijakan sistem pembayaran dalam menghadapi periode bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah dengan memastikan ketersediaan dan keandalan sistem pembayaran BI dan sistem pembayaran industri, termasuk memantau keandalan sistem peserta dalam memberikan pelayanan transaksi sistem pembayaran.
Baca Juga: Wuzz! Transaksi Digital Banking Tembus Rp4.900 Triliun di Januari, Naik 27%
"BI juga memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar melalui program Serambi dengan memperkuat layanan kas kepada masyarakat melalui perbankan dan BI, serta menyediakan lokasi layanan penukaran uang pada titik-titik keramaian dan jalur mudik," tutur Perry.
Berdasarkan laporan transaksi digital banking pada Februari 2023 meningkat 28,35% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp4.332,1 triliun dan transaksi uang elektronik (UE) tercatat tumbuh tinggi 31,14% mencapai Rp35,7 triliun.
"Sistem pembayaran digital yang makin mudah sejalan dukungan sistem pembayaran BI yang lancar dan andal serta digital banking yang tumbuh pesat," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat konferensi pers, di Jakarta, Kamis (16/3/2023).
Baca Juga: BI Ramal Nilai Transaksi Digital Banking Capai Rp64.175 Triliun di 2023
Lebih lanjut, transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit juga naik 9,61% menjadi Rp654,9 triliun. Sementara itu, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Februari 2023 meningkat 2,71% mencapai Rp905,4 triliun. "Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI," kata dia.
Dalam kegiatan itu, Bank II akan memperkuat kebijakan sistem pembayaran dalam menghadapi periode bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah dengan memastikan ketersediaan dan keandalan sistem pembayaran BI dan sistem pembayaran industri, termasuk memantau keandalan sistem peserta dalam memberikan pelayanan transaksi sistem pembayaran.
Baca Juga: Wuzz! Transaksi Digital Banking Tembus Rp4.900 Triliun di Januari, Naik 27%
"BI juga memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar melalui program Serambi dengan memperkuat layanan kas kepada masyarakat melalui perbankan dan BI, serta menyediakan lokasi layanan penukaran uang pada titik-titik keramaian dan jalur mudik," tutur Perry.
(nng)
Lihat Juga :