Harga Bitcoin Melonjak, Investor Semakin Pede Investasi Aset Kripto
Rabu, 29 Maret 2023 - 13:08 WIB
loading...
Nanovest sebagai salah satu aplikasi investasi yang menawarkan kemudahan dan keamanan untuk berinvestasi aset kripto dan saham AS (Foto: dok. Nanovest)
A
A
A
JAKARTA - Kenaikan harga Bitcoin (BTC) dari US$17,000 menjadi US$28,600 dalam kurun waktu 3 bulan terakhir merupakan fenomena yang sudah ditunggu-tunggu oleh para investor, khususnya bagi pemilik aset kripto BTC.
Melihat perjalanan aset kripto Bitcoin dahulu, bahkan tercatat tidak lebih dari Rp14.000. Berbagai peristiwa telah mempengaruhi perkembangan harga Bitcoin dari tahun ke tahun.
Di tahun 2023 ini harga Bitcoin terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan mencapai US$28.000. Harga Bitcoin yang melonjak selama 14 hari memberikan angin segar bagi para investor aset kripto.
Menurut laporan DecenTrader, tren bullish segera dimulai. Potensi kenaikan diprediksi hingga US$30.000. Selain itu, berdasarkan data CryptoQuant telah menunjukkan adanya sinyal bullish dari pergerakan BTC beberapa pekan terakhir.
Harga Bitcoin menguat 22 persen pada minggu lalu dari sekitar US$17.000 ke level tertinggi US$21.300, yang mana termasuk harga tertinggi sejak akhir Oktober 2022.
Beberapa matrik penilaian menandakan tanda-tanda awal dimulainya pasar bullish, dan yang lainnya juga mengkonfirmasi bahwa tren harga telah bergeser ke bullish.
Head of Crypto Strategy Nanovest, Muhammad Yusuf Musa mengatakan bahwa optimisme terhadap trend positif pada Bitcoin menarik perhatian masyarakat, terutama yang tertarik untuk mencoba masuk pada dunia investasi aset kripto.
Melihat perjalanan aset kripto Bitcoin dahulu, bahkan tercatat tidak lebih dari Rp14.000. Berbagai peristiwa telah mempengaruhi perkembangan harga Bitcoin dari tahun ke tahun.
Di tahun 2023 ini harga Bitcoin terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan mencapai US$28.000. Harga Bitcoin yang melonjak selama 14 hari memberikan angin segar bagi para investor aset kripto.
Menurut laporan DecenTrader, tren bullish segera dimulai. Potensi kenaikan diprediksi hingga US$30.000. Selain itu, berdasarkan data CryptoQuant telah menunjukkan adanya sinyal bullish dari pergerakan BTC beberapa pekan terakhir.
Harga Bitcoin menguat 22 persen pada minggu lalu dari sekitar US$17.000 ke level tertinggi US$21.300, yang mana termasuk harga tertinggi sejak akhir Oktober 2022.
Beberapa matrik penilaian menandakan tanda-tanda awal dimulainya pasar bullish, dan yang lainnya juga mengkonfirmasi bahwa tren harga telah bergeser ke bullish.
Head of Crypto Strategy Nanovest, Muhammad Yusuf Musa mengatakan bahwa optimisme terhadap trend positif pada Bitcoin menarik perhatian masyarakat, terutama yang tertarik untuk mencoba masuk pada dunia investasi aset kripto.
Lihat Juga :