alexametrics

IHSG Lesu, Rupiah Masih Betah di Atas Rp13.700/USD

loading...
IHSG Lesu, Rupiah Masih Betah di Atas Rp13.700/USD
Nilai tukar rupiah terhadap USD pada siang hari ini tambah loyo, di tengah lesunya IHSG. Foto: Grafis/SindoPhoto
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini tambah loyo, di tengah lesunya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.747/USD. Posisi ini melemah 14 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.733/USD.

Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.744/USD. Posisi itu melemah dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.742/USD.



Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.730/USD, dengan kisaran harian Rp13.714-Rp13.788/USD. Posisi tersebut negatif dibanding posisi kemarin di level Rp13.693/USD.

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.750/USD. Posisi itu naik dibanding sebelumnya pada level Rp13.761/USD, namun bertambah lemah dibanding pembukaan tadi pagi.

Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup berbalik melemah, turun 16,16 poin atau 0,35% ke level 4.580,90, di tengah memerahnya bursa Asia. IHSG pagi tadi dibuka naik tipis 2,05 poin atau 0,04% ke level 4.599,11.

Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor properti, turun 0,71% disusul sektor keuangan yang turun 0,61%. Sementara, sektor yang naik hanya infrastruktur yang naik 0,04%.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,86 triliun dengan 1,75 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,68 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp772,44 miliar dan aksi beli Rp776,13 miliar. Tercatat 89 saham menguat, 140 saham melemah dan 83 saham stagnan.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Akasha Wira International Tbk (ADES), PT Blue Bird Tbk (BIRD), dan PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).
(izz)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak