alexametrics

Rupiah dan IHSG Siang Ini Makin Terjerumus ke Zona Merah

loading...
Rupiah dan IHSG Siang Ini Makin Terjerumus ke Zona Merah
Nilai tukar rupiah terhadap USD pada siang hari ini semakin terjerumus ke zona merah, seiring melemahnya IHSG. Foto: Grafis/Dok SindoPhoto
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini semakin terjerumus ke zona merah, seiring melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.886/USD. Posisi itu berkurang dibanding sebelumnya pada level Rp13.817/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.840/USD. Posisi ini melemah 93 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.747/USD.



Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.816/USD. Posisi itu melemah dibanding penutupan pekan kemarin di level Rp13.801/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada posisi Rp13.773/USD, dengan kisaran harian Rp13.701-Rp13.966/USD. Posisi tersebut negatif dibanding posisi kemarin di level Rp13.767/USD.

Sementara, IHSG pada perdagangan sesi I hari ini ditutup betah di jalur merah, turun 40,69 poin atau 0,89% ke level 4.519,87 di tengah memerahnya bursa Asia. IHSG pagi tadi dibuka turun 32,63 poin atau 0,72% ke level 4.527,92.

Sektor saham hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor aneka industri yang turun 1,96%, disusul sektor pertambangan, turun 1,45%.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,82 triliun dengan 1,62 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp266,49 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp878,07 dan aksi beli Rp611,57 miliar. Tercatat 72 saham menguat, 151 saham melemah dan 67 saham stagnan.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak