KSP Bina Sejahtera Prima Dapatkan Pendampingan dan Perkuatan Permodalan Dana Bergulir LPDB-KUMKM
Kamis, 13 April 2023 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
“Pada tahun 2022, KSP Bina Sejahtera Prima memutuskan untuk mengakses permodalan ke LPDB-KUMKM dibanding ke perbankan. Hal ini dilatarbelakangi alasan bahwa LPDB-KUMKM menawarkan bunga pinjaman yang rendah, tidak dikenakan biaya administrasi, dan pengikatan pinjaman dapat disesuaikan dengan lokasi dimana koperasi berada. Pada Oktober 2022, LPDB-KUMKM menyetujui permohonan tersebut dan menyalurkan pinjaman sebesar Rp5 miliar,” jelas Wayan.
Bermitra dengan LPDB-KUMKM, pungkas Wayan, membawa kesan tersendiri bagi koperasi. Di antaranya, pemenuhan standar yang harus dipenuhi, sehingga koperasi belajar banyak hal terutama mengenai tertib administrasi dan kepatuhan pembayaran. Standar dan aturan tersebut dipercaya dapat membangun koperasi ke arah yang lebih baik, maju, dan modern.
Koperasi yang berdiri pada tahun 2000 ini memiliki nama awal yaitu Koperasi Karyawan (Kopkar) Bina Sejahtera, kemudian pada tahun 2005 berubah menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bina Sejahtera. Seiring berjalannya waktu, koperasi mencatatkan jumlah anggota hingga Februari 2023 mencapai 6.881 orang, dengan jumlah karyawan sebanyak 95 orang. Melalui satu kantor pusat dan 11 kantor cabang yang tersebar di Provinsi Sulawesi Tengah, KSP Bina Sejahtera Prima mencatatkan total aset hingga Desember 2022 sebesar Rp73,05 miliar, dengan total omzet sebesar Rp50,49 miliar.
Wayan berharap, LPDB-KUMKM tetap eksis dan fokus dalam melayani koperasi dalam upaya mewujudkan masa depan koperasi yang lebih maju di Indonesia. Melalui standar pelayanan LPDB-KUMKM yang sangat ketat dan dengan bimbingan yang diberikan, dapat memberikan pelajaran positif bagi KSP Bina Sejahtera Prima dan koperasi-koperasi lain agar dapat lebih maju lagi ke depannya.
“Selain itu, kami berharap bahwa pertemuan LPDB-KUMKM dan mitra-mitranya kembali diadakan seperti acara Temu Mitra LPDB-KUMKM yang pernah dilaksanakan beberapa tahun silam. Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak mendapat banyak manfaat dan masukan, salah satunya mengenai kebijakan agunan pinjaman/pembiayaan kepada koperasi yang harus dikaji ulang oleh LPDB-KUMKM,” terang Wayan.
Bermitra dengan LPDB-KUMKM, pungkas Wayan, membawa kesan tersendiri bagi koperasi. Di antaranya, pemenuhan standar yang harus dipenuhi, sehingga koperasi belajar banyak hal terutama mengenai tertib administrasi dan kepatuhan pembayaran. Standar dan aturan tersebut dipercaya dapat membangun koperasi ke arah yang lebih baik, maju, dan modern.
Koperasi yang berdiri pada tahun 2000 ini memiliki nama awal yaitu Koperasi Karyawan (Kopkar) Bina Sejahtera, kemudian pada tahun 2005 berubah menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bina Sejahtera. Seiring berjalannya waktu, koperasi mencatatkan jumlah anggota hingga Februari 2023 mencapai 6.881 orang, dengan jumlah karyawan sebanyak 95 orang. Melalui satu kantor pusat dan 11 kantor cabang yang tersebar di Provinsi Sulawesi Tengah, KSP Bina Sejahtera Prima mencatatkan total aset hingga Desember 2022 sebesar Rp73,05 miliar, dengan total omzet sebesar Rp50,49 miliar.
Wayan berharap, LPDB-KUMKM tetap eksis dan fokus dalam melayani koperasi dalam upaya mewujudkan masa depan koperasi yang lebih maju di Indonesia. Melalui standar pelayanan LPDB-KUMKM yang sangat ketat dan dengan bimbingan yang diberikan, dapat memberikan pelajaran positif bagi KSP Bina Sejahtera Prima dan koperasi-koperasi lain agar dapat lebih maju lagi ke depannya.
“Selain itu, kami berharap bahwa pertemuan LPDB-KUMKM dan mitra-mitranya kembali diadakan seperti acara Temu Mitra LPDB-KUMKM yang pernah dilaksanakan beberapa tahun silam. Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak mendapat banyak manfaat dan masukan, salah satunya mengenai kebijakan agunan pinjaman/pembiayaan kepada koperasi yang harus dikaji ulang oleh LPDB-KUMKM,” terang Wayan.
Lihat Juga :