Jelang KTT ASEAN, KSP Minta Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Segera Dicabut

Minggu, 07 Mei 2023 - 22:03 WIB
loading...
Jelang KTT ASEAN, KSP...
Jelang KTT ASEAN, KSP dan KLHK meminta kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo segera dicabut. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta kenaikan tarif masuk Taman Nasional (TN) Komodo segera dicabut. Pencabutan diminta dilakukan sebelum dimulainya KTT ASEAN pada Selasa (9/5).

Tenaga Ahli Utama Kedeputian 1 KSP, Helson Siagian saat memimpin rapat Penanganan Isu Strategis terkait Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, NTT, Kamis (4/5), meminta PT Flobamor secepatnya mencabut keputusan direksi terkait kenaikan tarif masuk TN Komodo yang sudah diberlakukan untuk tujuan penundaan.

Helson menegaskan, pencabutan keputusan ini harus dilakukan secepatnya sebelum kegiatan KTT ASEAN dimulai pada 9 Mei yang akan datang.

"Kami minta PT Flobamor untuk melakukan tahapan yang mengikuti konsep good governance dalam rangka penetapan tariff,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Minggu (7/5/2023).

Sebagai informasi, PT Flobamor merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemda NTT sebagai mitra KLHK dalam mengelola TN Komodo.

Sebelumnya, PT Flobamor mengajukan kenaikan tarif masuk TN Komodo menjadi Rp3,75 juta dari semula Rp150.000. Kenaikan tarif yang fantastis itu ditentang banyak pihak dan diprediksi akan menurunkan kunjungan wisatawan ke TN Komodo.

Helson mengharapkan ke depannya PT Flobamor dapat melakukan sosialisasi yang bersifat dua arah agar keputusan yang diambil merupakan keputusan yang sudah mempertimbangkan masukan dari semua pihak terkait.

KSP juga meminta PT Flobamor untuk mengajukan permintaan persetujuan KLHK, yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) sebelum menerbitkan dan menetapkan keputusan penetapan tarif ke depannya.

Menurut Helson, perjanjian kerja sama antara BTNK dan mitra-mitranya dapat direvisi dan disesuaikan dengan konsep good governance.

"Kerja sama antara BTNK dan PT Flobamor serta dokumen-dokumen turunannya perlu di-review dan dilengkapi dengan klausul terkait rencana pendapatan terinci agar terlihat akuntabilitasnya. BTNK harus memiliki standar pelayanan minimum,” tandasnya.

Lebih lanjut, dia pun meminta seluruh pihak seperti asosiasi pariwisata dan masyarakat dapat tetap menjaga iklim pariwisata kondusif menjelang penyelenggaraan KTT ASEAN di Labuan Bajo, NTT, pada 9-11 Mei 2023.

Senada KSP, KLHK melalui surat S.462/Menlhk-Setjen/Roum/KSA.3/5/2023 tertanggal 5 Mei 2023 juga meminta PT Flobamor untuk secepatnya mencabut keputusan Direksi terkait dengan kenaikan tarif yang sudah diberlakukan.

“Pencabutan keputusan Direksi tersebut harus dilakukan sebelum kegiatan ASEAN Summit dimulai. Dengan pencabutan tersebut maka tarif jasa pemanduan menggunakan tarif yang lama,” demikian dikutip dari isi surat yang ditandatangani oleh Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono.

Baca juga: Labuan Bajo Sambut Delegasi KTT ASEAN 2023, Hotel hingga Kapal Phinisi Siap Tampung Ribuan Tamu

KLHK juga meminta agar dalam kurun waktu 4-6 minggu, PT Flobamor segera menyusun SOP pelayanan jasa pemanduan guna memberikan jaminan standar dan kulitas pelayanan yang akan diberikan adalah setimpal dengan rencana penyesuaian tarif yang akan dilakukan.

Selain KSP dan KLHK, turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari pihak PT Flobamor, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemda NTT, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita).

Ketua Asita NTT, Abed Frans menyayangkan penerapan tarif dari PT Flobamor sangat mendadak dan membuat banyak mitra tour and travel membatalkan reservasi.

"Setiap hari terjadi keributan di Kawasan Taman Nasional Komodo antara petugas PT Flobamor dengan pelaku wisata. Kami meminta kenaikan tarif oleh PT Flobamor segera dibatalkan. Karena menurut laporan pelaku usaha, servis yang diberikan oleh PT Flobamor tidak sesuai dengan tarif yang diberlakukan," tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng, Rm Martin Chen mengatakan, dalam mengelola Taman Nasional Komodo, seharusnya kesejahteraan masyarakat dan konservasi harus menjadi yang utama.

Dia menilai PT Flobamor tidak berkompeten sebagai mitra KLHK karena tidak sanggup mengikuti prosedural penetapan tarif yang tepat sehingga menimbulkan kegaduhan masyarakat.

“Keuskupan Ruteng meminta kenaikan tarif oleh PT Flobamor dibatalkan, dan meminta KLHK mencari mitra lain yang lebih profesional," tukasnya.

Baca juga: Jadwal Penerbangan di Labuan Bajo Diatur Ulang Selama KTT ASEAN

Sementara itu, Direktur Produk Hukum Daerah Kemendagri, Makmur Marbun menerangkan bahwa menurut asas pemerintahan, permasalahan penetapan tarif ini bisa diselesaikan dengan kebijakan Gubernur, mengingat bentuk BUMD PT Flobamor sudah menjadi Perseroda.

Pemprov NTT sebagai wakil pemerintahan semestinya bisa menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Adapun Kemendagri sepakat akan menindaklanjuti hasil rapat ini dengan Pemprov NTT.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Bahlil di KTT ASEAN:...
Bahlil di KTT ASEAN: Kondisi Energi Global Tak Menentu, Beruntung Indonesia Punya Banyak Sumber
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Mobil Maung Dibawa ke...
Mobil Maung Dibawa ke KTT ASEAN di Filipina, Seskab: Jadi Simbol Diplomasi Indonesia
Prabowo Dorong Penyelesaian...
Prabowo Dorong Penyelesaian Damai Thailand-Kamboja di KTT ASEAN
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Mulai 26 Februari 2022,...
Mulai 26 Februari 2022, Tol Dalam Kota Mengalami Kenaikan Tarif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved