Daya Beli Terjaga, Permintaan Rumah Harga di Atas Rp1 M Meningkat
Selasa, 16 Mei 2023 - 21:35 WIB
loading...
Permintaan properti residensial dengan harga di atas Rp1 miliar terus meningkat. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Industri properti masih tetap prospektif di masa pemulihan ekonomi dari pandemi . Merujuk Indonesia Property Market Report, properti residensial dengan harga di atas Rp1 miliar terus meningkat.
Country Manager Rumah.com, Marine Novita mengatakan, hal itu menandakan daya beli konsumen di Tanah Air masih terjaga. "Kita lihat peminatan untuk rumah di atas Rp1 miliar semakin tinggi dari waktu ke waktu. Kalau dulu, tiga tahun lalu, banyak rumah yang di atas Rp1 miliar itu kurang diminati," ujarnya dalam acara CEO & Leaders Forum di Jakarta, Selasa (16/5/2023).
Untuk apartemen, lanjut Marine, juga menunjukkan peningkatan peminatan di wilayah Jakarta. Adapun wilayah yang paling tinggi peminatnya ada di Jakarta Selatan dengan persentase 38%, disusul Jakarta Utara 20%, Jakarta Barat 19%, Jakarta Pusat 18%, dan terakhir Jakarta Timur 5%.
"Permintaan apartemen turut meningkat yakni tumbuh 15% dari kuartal ke kuartal, lebih baik daripada minat permintaan untuk perumahan, di tengah pertumbuhan harga yang stagnan dibandingkan dengan nilai Jabotabek lainnya," paparnya.
Baca juga: Kiamat Properti Singapura di Depan Mata, Penyewa Berteriak Lonjakan Harga
Country Manager Rumah.com, Marine Novita mengatakan, hal itu menandakan daya beli konsumen di Tanah Air masih terjaga. "Kita lihat peminatan untuk rumah di atas Rp1 miliar semakin tinggi dari waktu ke waktu. Kalau dulu, tiga tahun lalu, banyak rumah yang di atas Rp1 miliar itu kurang diminati," ujarnya dalam acara CEO & Leaders Forum di Jakarta, Selasa (16/5/2023).
Untuk apartemen, lanjut Marine, juga menunjukkan peningkatan peminatan di wilayah Jakarta. Adapun wilayah yang paling tinggi peminatnya ada di Jakarta Selatan dengan persentase 38%, disusul Jakarta Utara 20%, Jakarta Barat 19%, Jakarta Pusat 18%, dan terakhir Jakarta Timur 5%.
"Permintaan apartemen turut meningkat yakni tumbuh 15% dari kuartal ke kuartal, lebih baik daripada minat permintaan untuk perumahan, di tengah pertumbuhan harga yang stagnan dibandingkan dengan nilai Jabotabek lainnya," paparnya.
Baca juga: Kiamat Properti Singapura di Depan Mata, Penyewa Berteriak Lonjakan Harga
Lihat Juga :