Susun RPJPN 2025-2045, Bappenas Ajak Masyarakat Berikan Masukan

Minggu, 21 Mei 2023 - 07:25 WIB
loading...
Susun RPJPN 2025-2045,...
Kementerian PPN/Bappenas menggelar konsultasi publik sebagai bagian dari strategi pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan RPJPN 2025-2045. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas menggelar konsultasi publik sebagai bagian dari strategi pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang ditargetkan menjadi undang-undang (UU) pada September 2023 mendatang.

Mengusung visi Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan, RPJPN 2025-2045 menuangkan target dan sasaran pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, Indonesia Emas 2045 dicapai dengan tiga upaya transformasi, yaitu transformasi sosial, transformasi ekonomi, dan transformasi tata kelola di setiap wilayah Indonesia.

“Penting diterapkan wilayah adalah pusat-pusat pertumbuhan baru, percepatan, pengembangan, dan operasionalisasi kawasan strategis yang sudah ada sebagai engine of growth baru, dan juga penyelesaian jalan lintas pulau dan provinsi, dan terakhir adalah peningkatan konektivitas intra dan antarwilayah, baik di Papua maupun wilayah lain di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (21/5/2023).

Baca juga: Pertumbuhan Penduduk RI Melambat 0,67% per Tahun, Perlu Program KB Era Baru

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Taufik Hanafi menegaskan komitmen Kementerian PPN/Bappenas untuk menyusun RPJPN 2025-2045 secara inklusif, mengundang seluas-luasnya seluruh komponen masyarakat untuk memberikan masukan.

“Proses perencanaan yang kita lewati melalui Forum Konsultasi Publik ini merupakan tahapan yang sangat penting, seperti yang diamanatkan di dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,” terang dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
BSKDN Kemendagri: Renstra...
BSKDN Kemendagri: Renstra Berbasis Bukti Kunci Sinkronisasi Kebijakan Nasional
Sinergi dengan Pemerintah,...
Sinergi dengan Pemerintah, PKSS Dorong Pengembangan SDM Berkualitas
Rekomendasi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved