Daftar 5 Negara yang Pernah Kena Embargo AS, Alasannya Beragam

Jum'at, 26 Mei 2023 - 16:04 WIB
loading...
Daftar 5 Negara yang...
Dalam sejarah, ada beberapa negara yang pernah diembargo Amerika Serikat (AS). Embargo Amerika Serikat ini bertujuan meruntuhkan ekonomi negara tersebut. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dalam sejarah, ada beberapa negara yang pernah di embargo Amerika Serikat (AS) . Embargo Amerika Serikat ini bertujuan meruntuhkan ekonomi negara tersebut.

Baca Juga: Rusia Sesumbar Punya Cukup Pembeli Migas Bahkan dengan Embargo AS dan Sekutunya

Selama sejarahnya, Amerika Serikat telah menerapkan embargo terhadap beberapa negara sebagai bagian dari kebijakan luar negeri dan upaya mempengaruhi perubahan dalam politik atau perilaku negara-negara tersebut. Berikut adalah beberapa contoh negara yang pernah diembargo oleh Amerika Serikat:

1. Kuba

Pada tahun 1960, Amerika Serikat memberlakukan embargo perdagangan terhadap Kuba setelah revolusi komunis yang dipimpin oleh Fidel Castro. Embargo ini melarang perdagangan dan investasi antara Amerika Serikat dan Kuba.

Meskipun telah ada beberapa perubahan dalam kebijakan terhadap Kuba, embargo ini tetap berlaku secara umum. Baca Juga:Majelis Umum PBB Kutuk Embargo AS pada Kuba, Hanya Israel yang Dukung

2. Iran

Pada tahun 1979, setelah Revolusi Iran yang menggulingkan rezim Shah, Amerika Serikat memberlakukan embargo perdagangan terhadap Iran.

Langkah ini diambil sebagai tanggapan terhadap penahanan warga Amerika di dalam kedutaan Amerika Serikat di Tehran. Embargo ini melarang perdagangan dengan Iran dan menerapkan sanksi ekonomi terhadap negara tersebut.

3. Sudan

Pada tahun 1997, Amerika Serikat memberlakukan embargo perdagangan terhadap Sudan. Hal ini terkait dengan dugaan dukungan pemerintah Sudan terhadap kelompok teroris dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilaporkan di negara tersebut.

Embargo ini melarang perdagangan dan menghentikan hubungan ekonomi dengan Sudan.

4. Korea Utara

Sejak tahun 1950-an, Amerika Serikat telah memberlakukan sejumlah sanksi dan embargo terhadap Korea Utara. Sanksi tersebut diperketat setelah Korea Utara memulai program nuklir dan rudal balistiknya.

Embargo ini mencakup larangan ekspor dan impor serta pembatasan keuangan terhadap negara tersebut.

5. Suriah

Pada tahun 2004, Amerika Serikat memberlakukan embargo terhadap Suriah setelah tuduhan dukungan pemerintah Suriah terhadap kelompok teroris dan campur tangan dalam konflik di Lebanon.

Embargo ini melarang ekspor dan impor dengan Suriah serta menerapkan sanksi terhadap individu dan entitas yang terlibat dalam kegiatan yang dianggap merugikan kepentingan Amerika Serikat.

Embargo-embargo ini adalah bagian dari upaya Amerika Serikat untuk mempengaruhi kebijakan dan tindakan negara-negara tersebut. Tujuannya bisa beragam, mulai dari dorongan untuk memperbaiki hak asasi manusia, melawan dukungan terhadap terorisme, hingga menekan negara-negara yang dianggap sebagai ancaman terhadap kepentingan nasional Amerika Serikat.

Embargo sering kali menjadi isu yang kompleks dan kontroversial, dengan efek yang terkadang meluas ke masyarakat sipil dan menciptakan dampak ekonomi yang signifikan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Rekomendasi
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Berita Terkini
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved