10 Negara Pasien IMF dengan Utang Terbesar, Bagaimana Indonesia?

Minggu, 28 Mei 2023 - 12:58 WIB
loading...
A A A
Diskusi difokuskan pada kebijakan untuk memastikan stabilitas keuangan makro dan reformasi jangka panjang yang diperlukan untuk mengangkat potensi pertumbuhan secara tahan lama, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, serta memfasilitasi transisi menuju ekonomi yang lebih hijau.

7. Angola

Utang: USD3.213.400.000
Ada empat ekonomi Afrika sub-Sahara melengkapi 10 debitur teratas, yakni Angola, Afrika Selatan, Nigeria dan Pantai Gading. Keempatnya mendapat dukungan untuk mengatasi pandemi Covid-19 pada tahun 2020.

IMF mengatakan pada April 2023 bahwa inflasi global yang terus-menerus dan kebijakan moneter yang lebih ketat telah memberikan tekanan besar pada kawasan itu. Tidak ada satu negara pun yang dapat menerbitkan Eurobond – obligasi internasional dalam mata uang asing – sejak musim semi 2022.

6. Kolombia

Utang: USD3.750.000.000
Pada posisi keenam negara dengan utang terbesar ke IMF, terdapat wakil negara Amerika Latin dalam 10 besar debitur IMF teratas dengan utang sebesar USD3,7 miliar. Negara ini memiliki sejarah panjang dengan IMF sejak tahun 1950-an.

Pada April 2023, IMF mengatakan negara ini memiliki fundamental dan kebijakan ekonomi yang sangat kuat, tetapi masih ada ketidakpastian dari risiko eksternal yang meningkat termasuk dampak perang Rusia Ukraina dan efek dari krisis sektor perbankan internasional.

5. Pakistan

Utang: USD5.722.166.668
Selanjutnya ada Pakistan yang memiliki utang terbesar kelima dengan IMF, mencapai USD5,7 miliar. Pada Agustus 2022, IMF memperpanjang 1,1 miliar dolar AS ke negara Asia Selatan itu sebagai bagian dari program USD6,5 miliar yang disepakati kembali pada Juli 2019.

Efek dari perang di Ukraina dan tantangan domestik, Pakistan telah menghadapi krisis neraca pembayaran akut. Negara ini telah meminta pendanaan IMF sebesar USD1,1 miliar untuk menyelesaikan krisis, tetapi pembebasannya telah ditunda selama berbulan-bulan. IMF telah menyerukan jaminan pendanaan lebih lanjut sebelum menyetujui paket tersebut.

4. Ekuador

Utang: USD6.096.350.000
Ekuador adalah debitur terbesar keempat IMF, dengan total utang sebesar USD6,09 miliar. Pada akhir 2022, Ekuador menerima sekitar 700 juta dolar AS dari IMF, sehingga menyelesaikan program pinjaman 6,5 miliar dolar AS yang disepakati pada September 2020. Ini adalah program IMF pertama yang diselesaikan oleh Ekuador dalam lebih dari dua dekade.

3. Ukraina

Utang: USD7.608.294.171
Ukraina menjadi negara ketiga yang memiliki utang terbesar kepada IMF mencapai USD7 miliar, meski tidak ada utang baru pada tahun lalu. IMF dalam keterangan di situsnya menjelaskan, prospek pertumbuhan ekonomi global tahun ini telah melambat secara luas pada tahun 2022. Berbagai indikator menunjukkan kondisi perekonomian dunia semakin tidak stabil.

2. Mesir

Utang: USD13.494.320.004
Negara yang memiliki utang terbesar kedua kepada IMF adalah Mesir mencapai USD13,5 miliar. Negeri Piramida ini juga memperoleh tambahan dana talangan mencapai USD261,13 pada tahun lalu, sekaligus membayar utang USD238,79 miliar.

1. Argentina

Utang: USD34.215.927.500
Berdasarkan data outstanding kredit anggota IMF hingga 30 Desember 2022, Argentina memiliki utang paling banyak mencapai USD34,21 miliar. Argentina juga mendapatkan tambahan dana talangan paling besar mencapai USD4,5 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Peran Yuan China Dalam...
Peran Yuan China Dalam Tata Keuangan Dunia Baru
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
Rekomendasi
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved