alexametrics

Jonan Larang Petinggi BUMN Transportasi Cuti Panjang Saat Lebaran

loading...
Jonan Larang Petinggi BUMN Transportasi Cuti Panjang Saat Lebaran
Menhub Ignasius Jonan meminta kepada para petinggi BUMN transportasi dan operator angkutan mudik tidak mengambil cuti panjang saat musim Lebaran/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan meminta kepada para petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi dan operator angkutan mudik tidak mengambil cuti panjang saat musim Lebaran. Adapun perusahaan pelat merah yang dimaksud antara lain PT Angkasa Pura (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), dan PT Jasa Marga (Persero).

(Baca Juga: Persiapan Mudik, Menhub Blusukan Cek Seluruh Moda Transportasi)

Dia menegaskan, seluruh operator angkutan mudik baik dari anak buah hingga petingginya sudah seharusnya bersama turun ke jalan guna memastikan para penumpang dapat tiba di tempat tujuan dengan selamat. Jangan justru, saat Lebaran para petinggi memilih liburan sementara anak buahnya diminta untuk memantau keselamatan dan kenyamanan penumpang.



"Anak buah di lapangan konsentrasi penuh, masa kita jalan-jalan. Kalau di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), tidak boleh cuti panjang. Kalau cuti panjang seminggu dua minggu itu tidak boleh, termasuk saya," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

(Baca Juga: Kemenhub Ramal Puncak Arus Mudik Tembus 26 Juta Penumpang)

Mantan Direktur Utama KAI ini menilai, langkah ini guna meminimalisir tingginya angka kecelakaan di jalan saat musim mudik. Pasalnya, kecelakaan sering terjadi karena kelalaian operator maupun karena kurangnya perawatan dari transportasi tersebut.

Jonan mencontohkan, para pengusaha maskapai penerbangan harus memastikan 529 armada pesawat yang diperuntukkan bagi pemudik telah diperiksa satu per satu. Dengan begitu, keamanan dan kenyamaman penumpang pun terjamin.

"Kalau dari awal membahayakan mending tidak usah berangkat. Kultur yang harus ditanamkan. Kejadian accident (kecelakaan) merupakan kejadian yang luar biasa," imbuh dia.

Tak hanya itu, dia juga meminta agar para pengusaha angkutan mudik tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata. "Saya mohon operator tidak menganggap ini pesta dan hanya mencari keuntungan karena one way, berangkat penuh, pulang kosong. Ini tugas berat yang harus benar-benar keselamatan dan kenyamanannya dipastikan dari semua pihak," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak