Siap-siap! Indonesia Bakal Dibanjiri Produk Impor, Ini Penyebabnya

Jum'at, 09 Juni 2023 - 16:20 WIB
loading...
Siap-siap! Indonesia...
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan pelemahan ekonomi global di beberapa negara akan berdampak langsung ke pasar Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian atau Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan pelemahan ekonomi global di beberapa negara akan berdampak langsung ke pasar Indonesia . Hal itu dikarenakan banyak produsen yang saat ini mencari market baru ke negara-negara dengan jumlah populasi yang banyak, seperti Indonesia.

Baca Juga: Tak Miliki Izin Edar, BPOM Sita Produk Kopi Starbuck Sachet

Menperin mengungkapkan saat ini pasar di Eropa tengah mengalami pelemahan order yang diakibatkan oleh pelemahan ekonomi di negaranya. Sehingga produsen yang awalnya berjualan di Eropa, sekarang mencari tujuan ekspor baru di negara yang pertumbuhan ekonominya masih stabil.

"Jadi yang harus kita waspadai bahwa ada satu urgent, yaitu eropa yang sedang sulit ekonominya, sehingga sudah dapat dipastikan, daya beli masyarakat Eropa sedang turun," ujar Menperin saat jumpa pers di Kantornya, Jumat (9/6/2023).

Baca Juga: Pemerintah Ingin Kurangi Ketergantungan Produk Syariah Impor

Sementara Indonesia sebagai negara populasi terbesar ke-4 dunia dengan jumlah 273,52 juta jiwa menjadi pasar yang cukup sexy bagi industri manufaktur di dunia untuk berjualan di Indonesia. Bersamaan dengan masuknya produk impor itu, produsen dalam negeri atau UMKM lokal menghadapi tantangan baru untuk produknya bersaing dengan barang impor.

"Sementara Negara seperti Indonesia dan negara lain yang mempunyai kekuatan industri cukup besar, kita tidak menginginkan adanya penurunan utilisasi yang menyebabkan PHK," sambung Menperin.

Sehingga menurut Menperin hal itu akan berdampak pada penguasaan pangsa pasar produsen dalam negeri yang makin sempit. Hal itu berdampak buruk ketika terdapat penurunan order dan berujung pada PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

"Jadi kue market semakin lama semakin kecil, negara-negara yang akan dituju adalah negara yang memiliki populasi yang signifikan, itu yang akan diserbu produk yang biasanya dijual ke Eropa," lanjutnya.

Menperin AGK menjelaskan saat ini pihaknya terus melakukan evaluasi kebijakan FTA (Free trade agreement) atau perdagangan bebas untuk mengatur lalulintas produk ekspor agar tidak membanjiri pasar domestik.

"Kita pasti mengevaluasi, kita kan terus berkoordinasi dengan asosiasi, industri, dan mereka juga menyampaikan data terhadap serbuan barang dari luar. Sekarang eropa tidak bisa menyerap, sekarang dia akan mencari destinasi lain termasuk Indonesia, ini evaluasi yang kita lakukan setiap hari," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Ternyata Ini yang Membuat...
Ternyata Ini yang Membuat Penjualan Mobil Listrik Melesat di Indonesia
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Rekomendasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved