Kantongi Pendapatan Rp2,67 triliun di 2022, IPTV Yakin Tahun Ini Lebih Baik
Selasa, 20 Juni 2023 - 22:01 WIB
loading...
Direktur Utama (Dirut) PT MNC Vision Networks Tbk, Ade Tjendra. Foto/MPI/Iqbal Dwi P
A
A
A
JAKARTA - Perekonomian yang mulai pulih dari pandemi membuat dunia usaha kembali bergairah. PT MNC Vision Networks Tbk pun optimistis kinerja perseroan akan makin membaik ke depan.
Pada tahun lalu emiten berkode saham IPTV itu membukukan pendapatan sebesar Rp2,67 triliun. Jumlah tersebut melandai 28% secara tahunan (year on year/yoy) sebesar Rp3,74 triliun pada tahun 2021.
Direktur Direktur Utama MNC Vision Networks, Ade Tjendra menjelaskan, angka tersebut disebabkan oleh penurunan pelanggan DTH (direct to home) dan diskon pada biaya berlangganan per bulan pada unit broadband tetap dan IPTV Perseroan selama H2-2022 untuk menangkal program olahraga besar yang tidak disiarkan di platform.
"Kemarin ini kenapa net income kita turun karena ada sisi kurs. Sekarang ini kita lihat kondisi ekonomi dan lain-lain sudah lebih baik, kurs dan segalanya sudah normalize, mudah-mudahan sudah tidak ada lagi realisasi kerugian karena hal tersebut," ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) IPTV di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, Selasa (20/6/2023).
Baca juga: IPTV Bidik Pertumbuhan Dua Digit di 2023, Dirut Ungkap Strateginya
Dari sisi laba kotor, perseroan juga mencatat sebesar Rp426 miliar pada tahun 2022 atau lebih rendah 49% dari tahun 2021 sebesar Rp837 miliar. Angka ini juga mewakili marjin laba kotor sebesar 16%.
Selain itu, EBITDA Perseroan pada FY-2022 sebesar Rp943 miliar atau turun 34% dari tahun 2021 sebesar Rp1,43 triliun. Angka ini mewakili ebitda margin perseoran sebesar 35% pada tahun 2022. "Secara EBITDA margin kita tetap oke, sekitar 35% dibandingkan tahun lalu, tapi tergerus karena net income-nya," bebernya.
Pada tahun lalu emiten berkode saham IPTV itu membukukan pendapatan sebesar Rp2,67 triliun. Jumlah tersebut melandai 28% secara tahunan (year on year/yoy) sebesar Rp3,74 triliun pada tahun 2021.
Direktur Direktur Utama MNC Vision Networks, Ade Tjendra menjelaskan, angka tersebut disebabkan oleh penurunan pelanggan DTH (direct to home) dan diskon pada biaya berlangganan per bulan pada unit broadband tetap dan IPTV Perseroan selama H2-2022 untuk menangkal program olahraga besar yang tidak disiarkan di platform.
"Kemarin ini kenapa net income kita turun karena ada sisi kurs. Sekarang ini kita lihat kondisi ekonomi dan lain-lain sudah lebih baik, kurs dan segalanya sudah normalize, mudah-mudahan sudah tidak ada lagi realisasi kerugian karena hal tersebut," ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) IPTV di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, Selasa (20/6/2023).
Baca juga: IPTV Bidik Pertumbuhan Dua Digit di 2023, Dirut Ungkap Strateginya
Dari sisi laba kotor, perseroan juga mencatat sebesar Rp426 miliar pada tahun 2022 atau lebih rendah 49% dari tahun 2021 sebesar Rp837 miliar. Angka ini juga mewakili marjin laba kotor sebesar 16%.
Selain itu, EBITDA Perseroan pada FY-2022 sebesar Rp943 miliar atau turun 34% dari tahun 2021 sebesar Rp1,43 triliun. Angka ini mewakili ebitda margin perseoran sebesar 35% pada tahun 2022. "Secara EBITDA margin kita tetap oke, sekitar 35% dibandingkan tahun lalu, tapi tergerus karena net income-nya," bebernya.
Lihat Juga :