Upayakan Diversifikasi Pangan, Kementan Targetkan Penurunan Konsumsi Beras

Minggu, 26 Juli 2020 - 21:01 WIB
loading...
Upayakan Diversifikasi...
Upayakan Diversifikasi Pangan, Kementan Targetkan Penurunan Konsumsi Beras
A A A
Kementerian Pertanian (Kementan) mengupayakan diversifikasi pangan sebagai salah satu program peningkatan ketersediaan pangan di era kenormalan baru. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan program ini sebagai Cara Bertindak (CB) 2 yang mencakup diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal yang fokus pada komoditas pangan lokal tertentu, pemanfaatan pangan lokal secara massif, dan pemanfaatan lahan pekarangan.

"Kita kampanyekan gerakan diversifikasi pangan lokal. Kita nyatakan diverifikasi pangan lokal adalah kekayaan dan budaya bangsa. Bukan hanya beras yang kita miliki. Tapi yang kita miliki berbagai pangan lainnya. Ada ubi-ubian, jagung, sorgum, sagu, kentang, labu dan lainnya" ujar Mentan SYL dalam kampanye Gerakan Diversifikasi Pangan, di Jakarta, Minggu (28/6/2020).

Selaras dengan Mentan SYL, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mengungkapkan bahwa terdapat banyak potensi pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan, yang dapat diidentifikasi dan didorong agar tiap provinsi mempunyai komoditas pangan lokal andalan.

“Diversifikasi pangan ini adalah bagaimana kita tidak bergantung pada pangan tertentu khususnya beras. Kita punya kearifan lokal untuk diangkat sebagai komoditas alternatif pengganti beras, itu yang harus kita dorong di semua daerah” ujar Agung, saat dihubungi, Minggu (26/07).

Melalui video conference bersama dinas pangan provinsi seluruh Indonesia, Kamis (23/7), Agung meminta setiap daerah untuk fokus pada satu atau dua komoditas pangan lokal sumber karbohidrat non beras, agar potensi pangan lokal dapat secara optimal dikembangkan sesuai keunggulan wilayah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Pancasakti Run 2026...
Pancasakti Run 2026 Tawarkan Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Infografis
7 Negara yang Paling...
7 Negara yang Paling Banyak Konsumsi Mi Instan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved