Alhamdulillah! Potensi Ekonomi Kurban di Indonesia Tembus Rp24,5 Triliun pada 2023
Kamis, 29 Juni 2023 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan asumsi berat kambing-domba antara 20-80 kilogram (kg) dengan berat karkas 41% serta berat sapi-kerbau antara 250-750 kg dengan berat karkas 57%, maka potensi ekonomi kurban 2023 dari sekitar 1,74 juta hewan ternak ini setara dengan 103,0 ribu ton daging,”. jelas Ideas.
Indonesia sejak lama mengalami kesenjangan konsumsi makanan yang lebar, yang berakar dari kesenjangan pendapatan. Kesenjangan dalam konsumsi makanan terlihat jelas pada jenis makanan penting yang harganya mahal sehingga tidak mampu dijangkau masyarakat kelas bawah, seperti daging.
“Pada 2022, rata-rata penduduk di persentil tertinggi atau 1% kelas terkaya mengkonsumsi 5,31 kg daging kambing dan sapi per kapita per tahun, 294 kali lebih tinggi dari rata-rata penduduk di persentil terendah atau 1% kelas termiskin yang hanya mengkonsumsi 0,02 kg daging per kapita per tahun,” tulis Ideas.
Dengan dampak resesi global yang kini makin terasa dan lebih keras menghantam kelompok miskin, kesenjangan konsumsi daging cenderung akan makin memburuk. Dengan begitu, kehadiran kurban di tengah resesi global menjadi sangat berarti bagi si miskin.
“Kurban berpotensi besar memperbaiki akses kelompok miskin pada pangan penting yang harganya mahal ini. Akses yang lebih merata akan menurunkan tingkat ketimpangan konsumsi daging,” papar Ideas.
Indonesia sejak lama mengalami kesenjangan konsumsi makanan yang lebar, yang berakar dari kesenjangan pendapatan. Kesenjangan dalam konsumsi makanan terlihat jelas pada jenis makanan penting yang harganya mahal sehingga tidak mampu dijangkau masyarakat kelas bawah, seperti daging.
“Pada 2022, rata-rata penduduk di persentil tertinggi atau 1% kelas terkaya mengkonsumsi 5,31 kg daging kambing dan sapi per kapita per tahun, 294 kali lebih tinggi dari rata-rata penduduk di persentil terendah atau 1% kelas termiskin yang hanya mengkonsumsi 0,02 kg daging per kapita per tahun,” tulis Ideas.
Dengan dampak resesi global yang kini makin terasa dan lebih keras menghantam kelompok miskin, kesenjangan konsumsi daging cenderung akan makin memburuk. Dengan begitu, kehadiran kurban di tengah resesi global menjadi sangat berarti bagi si miskin.
“Kurban berpotensi besar memperbaiki akses kelompok miskin pada pangan penting yang harganya mahal ini. Akses yang lebih merata akan menurunkan tingkat ketimpangan konsumsi daging,” papar Ideas.
Lihat Juga :