Pertamina atau Petronas yang Lebih Banyak Ambil Kepemilikan Shell di Blok Masela?
Senin, 03 Juli 2023 - 19:42 WIB
loading...
Pertamina atau Petronas yang Lebih Banyak Ambil Kepemilikan Shell di Blok Masela?
A
A
A
JAKARTA - Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengungkap porsi PT Pertamina (Persero) dan Petronas apabila keduanya sepakat mengambil hak partisipasi atau participating interest (PI) 35% Blok Masela yang kini masih dimiliki oleh Shell. Pertamina akan menguasai lebih besar dari hak PI itu.
Baca juga: Sepakat, Pertamina Tinggal Teken Ambil Alih Blok Masela
"Ini tergantung keputusan mereka, kalau tidak salah 20% Pertamina dan 15% Petronas. Oya Pertamina harus lebih banyak," jelasnya ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/7/2023).
Kendati demikian, Dwi mengaku belum dapat memastikan apakah porsi tersebut yang akan disetujui pada akhirnya atau bukan. Begitupula soal kepastian apakah perusahaan migas asal Malaysia itu jadi bergabung atau tidak untuk mengakuisisi proyek gas lapangan abadi Blok Masela. Ia hanya bilang, bergabungnya Petronas tentunya akan mengurangi beban Pertamina.
"Tapi ini kita tidak taulah terakhirnya, karena nanti itu rencana semua. Nanti pada saat share purchase agreements (SPA) mau tanda tangan ini apakah memang langsung bertiga (atau) apakah Pertamina sendiri dulu. Itu kan nanti tergantung, mestinya dengan awal begitu kan beban Pertamina juga tidak terlalu tinggi ya kalau bisa," paparnya.
Baca juga: Sepakat, Pertamina Tinggal Teken Ambil Alih Blok Masela
"Ini tergantung keputusan mereka, kalau tidak salah 20% Pertamina dan 15% Petronas. Oya Pertamina harus lebih banyak," jelasnya ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/7/2023).
Kendati demikian, Dwi mengaku belum dapat memastikan apakah porsi tersebut yang akan disetujui pada akhirnya atau bukan. Begitupula soal kepastian apakah perusahaan migas asal Malaysia itu jadi bergabung atau tidak untuk mengakuisisi proyek gas lapangan abadi Blok Masela. Ia hanya bilang, bergabungnya Petronas tentunya akan mengurangi beban Pertamina.
"Tapi ini kita tidak taulah terakhirnya, karena nanti itu rencana semua. Nanti pada saat share purchase agreements (SPA) mau tanda tangan ini apakah memang langsung bertiga (atau) apakah Pertamina sendiri dulu. Itu kan nanti tergantung, mestinya dengan awal begitu kan beban Pertamina juga tidak terlalu tinggi ya kalau bisa," paparnya.
Lihat Juga :