Menteri Teten Colek Erick Thohir soal Jumlah BUMN yang Jadi Off Taker UMKM
Rabu, 05 Juli 2023 - 20:15 WIB
loading...
Jumlah BUMN yang menjadi off taker UMKM dianggap masih sedikit. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan, perlu lebih banyak badan usaha milik negara (BUMN) yang terlibat untuk menyerap produk usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ). Teten menyebut baru sekitar 23 BUMN yang turut berpartisipasi sebagai off taker atau pembeli dari produk UMKM, padahal BUMN berjumlah ratusan.
Baca juga: Fantastis! Potensi Belanja Produk UMKM Capai Rp2.000 Triliun di 2023
"Terima kasih Bu Loto (Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN), sampaikan ke Pak Erick (Menteri BUMN) kalau 23 BUMN yang sudah jadi bagian off taker UMKM masih kecil, kalau BUMN kan ada berapa tuh? 700 ya kalau gak salah. Nah jadi harus semakin banyak," ujar Teten pada acara pembukaan INABUYER B2B2G Expo 2023 di Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (5/7/2023).
Menteri Teten berharap dengan semakin banyaknya keterlibatan BUMN, maka akan bisa mendorong pelaku UMKM untuk bisa naik kelas. Dia mencontohkan Sarinah yang dinilai berhasil menjadi etalase produk UMKM dalam memamerkan produk-produk yang berkualitas.
"Dengan Sarinah aja yang produknya UMKM, sekarang itu ke daerah seperti, waduh saya mendapat apresiasi, ternyata produk UMKM bagus katanya yang di Sarinah itu. Jadi memang ini membanggakan dan punya pengaruh terhadap behaviour konsumen kita," tuturnya.
Teten menyebut selama ini behavior masyarakat terutama yang datang dari luar ketika masuk mal ada keinginan untuk membeli. "Jadi kita mau makin banyak UMKM kita yang masuk rantai pasok industri," ucap Teten.
Saat ini UMKM yang terhubung ke dalam rantai pasok industri masih terbilang rendah, masih berada di angka 7%, tertinggal jauh dari Vietnam yang sudah mencapai 24%. Oleh karena itu peran BUMN menjadi off taker dinilai penting dalam meningkatkan standar produk dari UMKM.
Baca juga: Fantastis! Potensi Belanja Produk UMKM Capai Rp2.000 Triliun di 2023
"Terima kasih Bu Loto (Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN), sampaikan ke Pak Erick (Menteri BUMN) kalau 23 BUMN yang sudah jadi bagian off taker UMKM masih kecil, kalau BUMN kan ada berapa tuh? 700 ya kalau gak salah. Nah jadi harus semakin banyak," ujar Teten pada acara pembukaan INABUYER B2B2G Expo 2023 di Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (5/7/2023).
Menteri Teten berharap dengan semakin banyaknya keterlibatan BUMN, maka akan bisa mendorong pelaku UMKM untuk bisa naik kelas. Dia mencontohkan Sarinah yang dinilai berhasil menjadi etalase produk UMKM dalam memamerkan produk-produk yang berkualitas.
"Dengan Sarinah aja yang produknya UMKM, sekarang itu ke daerah seperti, waduh saya mendapat apresiasi, ternyata produk UMKM bagus katanya yang di Sarinah itu. Jadi memang ini membanggakan dan punya pengaruh terhadap behaviour konsumen kita," tuturnya.
Teten menyebut selama ini behavior masyarakat terutama yang datang dari luar ketika masuk mal ada keinginan untuk membeli. "Jadi kita mau makin banyak UMKM kita yang masuk rantai pasok industri," ucap Teten.
Saat ini UMKM yang terhubung ke dalam rantai pasok industri masih terbilang rendah, masih berada di angka 7%, tertinggal jauh dari Vietnam yang sudah mencapai 24%. Oleh karena itu peran BUMN menjadi off taker dinilai penting dalam meningkatkan standar produk dari UMKM.
Lihat Juga :