Kemenperin Beberkan Penyebab Produksi Susu Segar Masih Rendah
Minggu, 09 Juli 2023 - 08:15 WIB
loading...
Produksi susu sapi segar Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) mengungkapkan bahwa produktivitas industri susu sapi di Indonesia masih rendah. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, kebutuhan susu mencapai 4,4 juta ton, namun produksi susu segar kita baru mencapai 968.980 ton.
Baca juga: 5 Susu Penurun Kolesterol, Tinggi Asam Lemak Tak Jenuh Ganda
Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, kendala-kendala yang dihadapi sektor peternakan sapi perah antara lain adalah kecilnya skala kepemilikan sapi, lahan terbatas, mahalnya biaya pembesaran, dan kurangnya pemahaman terhadap good dairy farming practices.
"(ditambah lagi) Mandeknya regenerasi peternak karena rendahnya minat anak muda (usía rata-rata peternak sapi perah Indonesia adalah 56 tahun), serta deraan penyakit kuku dan mulut (PMK) yang pernah menjangkiti lebih dari 538 ribu ternak di 17 provinsi pada tahun lalu, 72 ribu ekor adalah sapi perah," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (9/6/2023).
Diperlukan adanya program yang ditunjukkan dalam mendukung peningkatan produktivitas peternakan sapi perah di Indonesia. Pemerintah juga sedang melakukan upaya pemulihan populasi ternak sapi perah yang turun akibat wabah PMK.
Baca juga: 5 Susu Penurun Kolesterol, Tinggi Asam Lemak Tak Jenuh Ganda
Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, kendala-kendala yang dihadapi sektor peternakan sapi perah antara lain adalah kecilnya skala kepemilikan sapi, lahan terbatas, mahalnya biaya pembesaran, dan kurangnya pemahaman terhadap good dairy farming practices.
"(ditambah lagi) Mandeknya regenerasi peternak karena rendahnya minat anak muda (usía rata-rata peternak sapi perah Indonesia adalah 56 tahun), serta deraan penyakit kuku dan mulut (PMK) yang pernah menjangkiti lebih dari 538 ribu ternak di 17 provinsi pada tahun lalu, 72 ribu ekor adalah sapi perah," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (9/6/2023).
Diperlukan adanya program yang ditunjukkan dalam mendukung peningkatan produktivitas peternakan sapi perah di Indonesia. Pemerintah juga sedang melakukan upaya pemulihan populasi ternak sapi perah yang turun akibat wabah PMK.
Lihat Juga :