Tumbuh 285%, Laba Petrokimia Gresik Naik Jadi Rp3,23 Triliun

Senin, 10 Juli 2023 - 22:51 WIB
loading...
Tumbuh 285%, Laba Petrokimia...
Di usia 51 tahun, Petrokimia Gresik terus berkoimitmen memakmurkan negeri. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Petrokimia Gresik terus memberikan kontribusi positif memajukan sektor pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan. Di usia 51 tahun terus berkoimitmen memakmurkan negeri.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan capaian ini merupakan buah dari komitmen dan inovasi yang dibangun insan Petrokimia Gresik untuk berkontribusi bagi kemajuan pertanian Indonesia.

Pada 2022, lanjutnya, Petrokimia Gresik dihadapkan pada perubahan regulasi pupuk bersubsidi melalui Permentan 10 Tahun 2022. Dari awalnya ada lima pupuk yang masuk dalam skema subsidi, sekarang tinggal Urea dan NPK saja. Begitu juga dengan komoditas yang disubsidi.

"Dari semula ada 70 komoditas, sekarang hanya sembilan komoditas saja yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi," ujar Dwi Satriyo melalui pernyataannya, dikutip, Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Naik 15,5%, Laba Semen Indonesia Capai Rp2,36 Triliun di 2022

Dia mengatakan kinerja yang baik di tandai perolehan laba perusahaan di 2022 sebesar Rp3,23 triliun, atau sekitar 285 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,13 triliun. Laba tersebut menjadi laba terbesar yang berhasil dibukukan Petrokimia Gresik selama lebih dari 50 tahun memakmurkan negeri ini.

Selanjutnya, realisasi tingkat kesehatan perusahaan memperoleh skor 91 dengan predikat 'Sehat AA' atau lebih tinggi dibandingkan dengan skor RKAP sebesar 78 predikat Sehat A. Begitu juga dengan capaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan sebesar 106,11 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan RKAP sebesar 100 persen.

Kinerja berikutnya diwujudkan melalui inovasi insan Petrokimia Gresik sepanjang 2022 yang mampu menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp277 miliar bagi perusahaan. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 91 persen karyawan yang terus berpikir improvement bagi perusahaan.

Selanjutnya, program Makmur Petrokimia Gresik menjadi solusi untuk memakmurkan negeri. Program yang diinisiasi Pupuk Indonesia dan selanjutnya menjadi program platform Kementerian BUMN ini berhasil membantu meningkatkan produktivitas pertanian dengan realisasi mencapai lebih dari 92 ribu hektare (ha) atau sekitar 93 persen dari target 2023 sebesar 99 ribu.

Baca Juga: Penjualan Listrik Meningkat, PLN Bukukan Pendapatan Rp455 Triliun

Tahun lalu, realisasi Program Makmur Petrokimia Gresik mencapai 116 persen dari target, yaitu seluas 98.598 ha dengan total serapan pupuk mencapai 63.779 ton. Capaian ini menunjukkan program ini merupakan wujud nyata solusi makmurkan negeri perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

"Dunia tidak hanya sedang berubah tetapi menghadapi tantangan era disrupsi. Pola bisnis lama bisa tiba-tiba menjadi usang dan muncul pola bisnis baru yang mengambil alih. Untuk itu kemampuan beradaptasi dan berkreasi menjadi tumpuan dalam berkompetisi," tutup Dwi Satriyo.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Blibli Kembali Masuk...
Blibli Kembali Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved