Hutama Karya Butuh Suntikan Dana Segar Rp30 T, Wamen Tiko Ungkap Peruntukannya
Kamis, 13 Juli 2023 - 16:46 WIB
loading...
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko mengungkapkan, PT Hutama Karya (Persero) masih membutuhkan dana segar mencapai Rp30 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) masih membutuhkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp30 triliun. Dana segar itu untuk menyelesaikan pembangunan tahap satu dan dua Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Baca Juga: Banyak Proyek Waskita Karya Akan Dipindah ke Hutama Karya, Ini Daftarnya
Wakil Menteri BUMN II , Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyebut, total anggaran yang diperlukan untuk merampungkan JTTS bernilai fantastis. Pasalnya, PMN senilai Rp30 triliun belum termasuk pembangunan tahap tiga dan empat JTTS.
"Kalau itu kan tahap tiga dan empat, itu belum dihitung, kalau tahap satu dan dua yang sudah dihitung kita masih butuh PMN mungkin sekitar Rp30 triliun lagi," ujar Tiko saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Pengerjaan Tol Bocimi Diambil Alih HK dari Waskita, Begini Kata Erick Thohir
Menurutnya, sumber pendanaan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tidak melulu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (PMN) yang dikonversi menjadi PMN.
Tiko memastikan, pendanaan atas pengerjaan tahap tiga dan empat JTTS bisa melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau availability payment (AP). "Tapi sisanya tidak harus PMN ya, kita lagi cek dari sisi availability payment (AP)," ucapnya.
Baca Juga: Banyak Proyek Waskita Karya Akan Dipindah ke Hutama Karya, Ini Daftarnya
Wakil Menteri BUMN II , Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyebut, total anggaran yang diperlukan untuk merampungkan JTTS bernilai fantastis. Pasalnya, PMN senilai Rp30 triliun belum termasuk pembangunan tahap tiga dan empat JTTS.
"Kalau itu kan tahap tiga dan empat, itu belum dihitung, kalau tahap satu dan dua yang sudah dihitung kita masih butuh PMN mungkin sekitar Rp30 triliun lagi," ujar Tiko saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Pengerjaan Tol Bocimi Diambil Alih HK dari Waskita, Begini Kata Erick Thohir
Menurutnya, sumber pendanaan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tidak melulu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (PMN) yang dikonversi menjadi PMN.
Tiko memastikan, pendanaan atas pengerjaan tahap tiga dan empat JTTS bisa melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau availability payment (AP). "Tapi sisanya tidak harus PMN ya, kita lagi cek dari sisi availability payment (AP)," ucapnya.
Lihat Juga :