Sah! Raksasa Migas Italia Gantikan Chevron di Proyek Laut Dalam RI
Rabu, 26 Juli 2023 - 07:13 WIB
loading...
ENI resmi mengambil alih proyek Indonesia Laut Dalam atau Indonesia Deepwater Development (IDD) dari Chevron. FOTO/dok
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan raksasa minyak dan gas bumi Italia, Eni Lasmo PLN (ENI) resmi mengambil alih proyek Indonesia Laut Dalam atau Indonesia Deepwater Development (IDD) dari Chevron. Operator ENI di proyek laut dala RI ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli saham atau sales purchase agreement (SPA) Chevron Makassar Ltd (CML), Chevron Ganal Ltd (CGL), dan Chevron Rapak Ltd (CRL) yang disaksikan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.
"Saya ucapkan selamat kepada Chevron dan ENI untuk penandatanganan alih kelola proyek Indonesian Deepwater Development (IDD) ini. Saya harap alih kelola ini dapat menjadi momentum yang baik untuk memastikan keamanan energi Indonesia di masa mendatang," ujar Arifin usai menyaksikan secara virtual di Jakarta, Selasa (25/7/2023).
Baca Juga: Dilelang Ulang, Proyek Tol Terpanjang Indonesia Dilirik China
Sebagai informasi, proyek laut dalam RI ini merupakan proyek terintegrasi dari beberapa lapangan dan wilayah kerja di laut dalam Kutai Basin, dengan kedalaman mencapai 1.000-2.000 di bawah permukaan laut.
"Alih kelola proyek IDD dari Chevron ke ENI sangatlah krusial bagi Indonesia. Mengingat, proyek IDD diharapkan dapat mendorong produksi gas mencapai target 12.000 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) pada 2030," imbuhnya.
"Saya ucapkan selamat kepada Chevron dan ENI untuk penandatanganan alih kelola proyek Indonesian Deepwater Development (IDD) ini. Saya harap alih kelola ini dapat menjadi momentum yang baik untuk memastikan keamanan energi Indonesia di masa mendatang," ujar Arifin usai menyaksikan secara virtual di Jakarta, Selasa (25/7/2023).
Baca Juga: Dilelang Ulang, Proyek Tol Terpanjang Indonesia Dilirik China
Sebagai informasi, proyek laut dalam RI ini merupakan proyek terintegrasi dari beberapa lapangan dan wilayah kerja di laut dalam Kutai Basin, dengan kedalaman mencapai 1.000-2.000 di bawah permukaan laut.
"Alih kelola proyek IDD dari Chevron ke ENI sangatlah krusial bagi Indonesia. Mengingat, proyek IDD diharapkan dapat mendorong produksi gas mencapai target 12.000 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) pada 2030," imbuhnya.
Lihat Juga :