alexa snippet

Ini Modus Enam Investasi Ilegal yang Ditutup Satgas Waspada Investasi

Ini Modus Enam Investasi Ilegal yang Ditutup Satgas Waspada Investasi
Satgas Waspada Investasi OJK membongkar enam perusahaan investasi tidak berizin. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing mengatakan telah memeriksa enam perusahaan investasi tidak berizin. Dan keenam perusahaan tersebut harus menghentikan kegiatan usahanya.

Tongam lantas menjelaskan modus operasi enam perusahaan sehingga dihentikan kegiatan usahanya. Misalnya PT Compact Sejahtera Group dengan nama lainnya yaitu Compact500 alias Koperasi Bintang Abadi Sejahtera alias ILC. Perusahaan ini diketuai oleh Anton Setiawan dan beralamat di Jalan Raya Cicadas RT 001 dan RW 003, Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan usahanya komunitas Compact500 adalah komunitas saling bantu antar anggota dengan iming-iming saling menguntungkan. Setiap anggota yang membantu akan mendapatkan bantuan balik sebesar 25% per bulan dari dana yang dimasukkan ke sistem. "Membayar paket investasi awal berkisar Rp500.000 sampai dengan satu juta rupiah," ujar Tongam, Rabu (11/1/2017).

Kemudian PT Inti Benua Indonesia yang dipimpin Pablo Putera Benua. Berlokasi di jalan M. Yusuf Raya I Kav. 38A Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Kegiatan usaha yaitu program Hak Guna Pakai produktif yang sudah berjalan semenjak 2011 di Medan. PT Inti Benua Solusindo merupakan credit company yang memiliki sistem bernama IBIS54 PRO, program hak guna pakai  (HGP) dengan hanya mengeluarkan biaya down payment (DP) sebesar 54% dari harga on the road (OTR) dan konsumen dapat menggunakan motor atau mobil yang diinginkan tanpa cicilan bulanan, tanpa bayar pajak dan asuransi tetap.

Calon konsumen yang ingin memiliki kendaraan, pertama kali harus membayar biaya administrasi (untuk mobil sebesar Rp5 juta dan untuk motor sebesar Rp750.000), kemudian mengisi formulir pemesanan unit dan kelengkapan data pribadi. Kemudian calon konsumen tersebut, harus membayar deposit sebesar 54% dari harga OTR kendaraan yang diinginkan serta menandatangani kontrak HGP IBIS. Setiap tahun harus membayar deposit (untuk mobil sebesar 10% dan untuk motor sebesar 15% maksimal jangka waktu yang diberikan satu kali melakukan kontrak tiga tahun.

Di akhir kontrak selama tiga tahun, mobil dikembalikan dan dana deposit dikembalikan namun dipotong 10%. Namun untuk motor, sepeda motor dikembalikan dan dana deposit dikembalikan tetapi dipotong 15% atau menjadi hak milik dengan menambah biaya 15%. “Kegiatan yang dilakukan PT Inti Benua Indonesia adalah kegiatan yang menyerupai dengan lembaga pembiayaan sehingga diperlukan izin untuk melakukan kegiatan tersebut,” terangnya.

Kemudian PT Inlife Indonesia dengan pimpinan Wahyu Kusumo Aribowo beralamat di Jl Mega Kuningan Lot 5.1, Menara Rajawali, Kuningan Timur, Setia Budi Jakarta Selatan. Memiliki kegiatan usaha program investasi dengan modal minimal Rp1.000.000 dalam jangka waktu tujuh hari dengan komisi 15-25%. “Komisi diterima setiap tujuh hari sebesar 15% ditambah dengan dana awal dan akan langsung ditransfer ke rekening nasabah. Jadi total dana yang akan diterima dalam jangka waktu tujuh hari sebesar Rp1.150.000,” ujarnya.

Profit Investasi InLife mengelola dana dalam tiga bidang usaha yaitu: saham, reksa dana, obligasi dan pasar uang (bekerja sama dengan beberapa perusahaan asing), perumahan, ruko dan tanah kavlingan, logam mulia, forex, ekspor serta impor.

PT Inlife Indonesia di dalam situsnya mencantumkan logo, Otoritas Jasa Keuangan, Bappebti, Bapepam-LK, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tanpa izin. Selain itu, menyebutkan bahwa PT Inlife Indonesia mendapatka izin operasi dari Bapepam-LK. Karena itu pada tanggal 29 November 2016, Satgas Waspada Investasi mengundang rapat Direksi dari PT Inlife Indonesia untuk dapat melakukan klarifikasi terkait dengan legalitas kegiatan usaha.

“Namun Direksi dari PT Inlife Indonesia tidak hadir dalam rapat tersebut. Berdasarkan informasi yang didapat oleh Satgas Waspada Investasi, PT Inlife Indonesia tidak terdaftar di OJK, Bappebti ataupun BKPM,” ujarnya.

Sedangkan Koperasi Segitiga Bermuda atau Profitwin77 dikomandoi H. Syamsul Umar dengan alamat Ruko Citraland, Blok L/22, Gowa, Sulawesi Selatan. ProfitWin77 merupakan bagian dari Gilang Gemilang Group (GGG) yang berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan. Bisnis GGG terdiri dari: Koperasi Segitiga Bermuda, Profitwin77, dan shopping 77. Modusnya menarik biaya pendaftaran Rp150.000. Anggota baru wajib membeli paket investasi minimal USD100, semakin besar paket investasi bonus semakin sering diberikan (setiap hari sampai setiap sepuluh hari).

Anggota pasif akan mendapatkan keuntungan 2% per hari selama 100 hari kalender. Anggota aktif akan mendapatkan bonus harian dan bonus sponsor apabila merekrut anggota baru. Pengolahan dana investasi berasal dari anggota.

Kemudian PT Cipta Multi Bisnis Group dengan pimpinannya Fitriyani dan Turmidi beralamat di jalan Raya Ancol RT 006 RW 002, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top