alexa snippet

AP II Layani 6,67 Juta Penumpang Selama Libur Akhir Tahun

AP II Layani 6,67 Juta Penumpang Selama Libur Akhir Tahun
AP II mencatat 6,67 juta penumpang di 13 bandara yang dikelolanya selama penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2017. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - PT Angkasa Pura II (AP II) mencatat 6,67 juta penumpang di 13 bandara yang dikelolanya selama penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2017. Peyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru tersebut berlangsung pada 18 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017.

Jumlah penumpang pesawat meningkat 26% dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 5,26 juta penumpang. Sementara itu, pergerakan pesawat mengalami peningkatan 4% atau dari 46.196 pergerakan menjadi 44.395 pergerakan.
 
Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, pada masa liburan berikutnya perseroan berkomitmen untuk tetap menjaga kualitas pelayanan guna memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh masyarakat.

"Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru di seluruh bandara AP II," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Menurutnya, kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru ini juga tidak lepas dari peningkatan sejumlah fasilitas untuk kenyamanan khususnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Seperti diperluasnya lapangan parkir, ketersediaan taksi dan bus, self service check-in kiosk, serta WiFi berkecepatan tinggi di Terminal 1, 2, dan 3," jelas Awaluddin.

Adapun selama angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, jumlah penumpang terbanyak terdapat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 3,96 juta penumpang, kemudian Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang sebanyak 673.459 penumpang, lalu Bandara Internasional Halim Perdanakusuma sebanyak 421.864 penumpang.

Pada tahun ini, AP II mendorong agar maskapai dapat lebih banyak mengoperasikan pesawat berbadan besar atau wide body untuk menggantikan pesawat berbadan sedang atau narrow body sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas penerbangan khususnya di saat peak season seperi libur Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

Pengoperasian pesawat wide body juga dapat mengoptimalkan peran bandara dalam memperluas konektivitas penerbangan guna mendukung pertumbuhan perekonomian dan pariwisata nasional.



(izz)
loading gif
Top