Properti Premium di Ubud Kian Diminati Konsumen, Harganya Tembus Belasan Miliar
Selasa, 15 Agustus 2023 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
“Damara Village Ubud Alaya Collection tahap pertama sold out 100% dalam kurun waktu 9 bulan. Kemudian kita lanjutkan dengan pemasaran tahap kedua sebanyak 34 unit pada November 2022 lalu. Dari total 56 unit, sebanyak 70%sudah sold out,” ujarnya.
![Properti Premium di Ubud Kian Diminati Konsumen, Harganya Tembus Belasan Miliar]()
Damara Village Ubud Alaya Collection. Foto/Ist
Okie mengungkapkan optimismenya jika hunian premium Damara Village Ubud Alaya yang mulai dipasarkan juga akan sukses. Selain telah 20% terjual, banyak para wisatawan maupun investor mancanegara yang menjadikan Bali sebagai second home mereka.
Hal ini berdasarkan riset yang dikeluarkan perusahaan konsultan global Knight Frank yang menyebutkan bahwa Bali merupakan satu dari sepuluh tujuan teratas yang dipilih untuk investasi kalangan orang kaya sebagai rumah kedua.
“Bali sebagai destinasi wisata internasional selalu menjadi magnet bagi masyarakat dunia. Ini memacu kebutuhan properti sebagai salah satu pendukung utamanya terus meningkat dari waktu ke waktu,” katanya.
“Dengan pertumbuhan 7,5% sejak tahun 2021 lalu, rata-rata okupansi di Bali mencapai 75%dan ini yang membuat potensi investasi properti di Bali sangat menarik,” sambungnya.

Damara Village Ubud Alaya Collection. Foto/Ist
Okie mengungkapkan optimismenya jika hunian premium Damara Village Ubud Alaya yang mulai dipasarkan juga akan sukses. Selain telah 20% terjual, banyak para wisatawan maupun investor mancanegara yang menjadikan Bali sebagai second home mereka.
Hal ini berdasarkan riset yang dikeluarkan perusahaan konsultan global Knight Frank yang menyebutkan bahwa Bali merupakan satu dari sepuluh tujuan teratas yang dipilih untuk investasi kalangan orang kaya sebagai rumah kedua.
“Bali sebagai destinasi wisata internasional selalu menjadi magnet bagi masyarakat dunia. Ini memacu kebutuhan properti sebagai salah satu pendukung utamanya terus meningkat dari waktu ke waktu,” katanya.
“Dengan pertumbuhan 7,5% sejak tahun 2021 lalu, rata-rata okupansi di Bali mencapai 75%dan ini yang membuat potensi investasi properti di Bali sangat menarik,” sambungnya.
Lihat Juga :