Kenaikan Gaji PNS Bakal Diumumkan Presiden Siang Ini, MenpanRB: Kita Lihat
Rabu, 16 Agustus 2023 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Ia menjelaskan, ada beberapa pertimbangan dalam memutuskan besaran kenaikan gaji PNS. Misalnya perjuangan para birokrat yang sukses menghadapi pandemi Covid-19, dan belum menerima kenaikan gaji saat pandemi.
"Sudah lama sekali kan mereka (PNS tidak naik gaji), tapi di satu sisi kinerja mereka juga harus ditingkatkan," kata Anas.
Sedangkan untuk pemberian Tunjangan Kinerja (Tukin) yang juga merupakan rangkaian dari gaji yang diterima oleh para penyelenggara negara itu juga akan di evaluasi. Jumlahnya untuk beberapa instansi akan naik dengan jumlah yang berbeda.
"Beberapa hari ini kami sedang melakukan evaluasi, dari beberapa Kementerian Lembaga yang dari kinerja mereka sudah bisa naik, dan Pemerintah Daerah dengan kinerjanya cukup bagus, dan harapan kita juga mereka lebih berdampak kinerja RB-nya," terang Anas.
"Kalau ini (tukin) sudah evaluasi rutin dari KemenPANRB, ada beberapa Kementerian Lembaga yang sudah kita ajukan ke Presiden, tinggal menunggu persetujuan presiden untuk menaikkan tukin yang tentu tidak sama. Ada yang naik 10% ada yang naik 20% berdasarkan kinerja mereka miliki," pungkasnya.
"Sudah lama sekali kan mereka (PNS tidak naik gaji), tapi di satu sisi kinerja mereka juga harus ditingkatkan," kata Anas.
Sedangkan untuk pemberian Tunjangan Kinerja (Tukin) yang juga merupakan rangkaian dari gaji yang diterima oleh para penyelenggara negara itu juga akan di evaluasi. Jumlahnya untuk beberapa instansi akan naik dengan jumlah yang berbeda.
"Beberapa hari ini kami sedang melakukan evaluasi, dari beberapa Kementerian Lembaga yang dari kinerja mereka sudah bisa naik, dan Pemerintah Daerah dengan kinerjanya cukup bagus, dan harapan kita juga mereka lebih berdampak kinerja RB-nya," terang Anas.
"Kalau ini (tukin) sudah evaluasi rutin dari KemenPANRB, ada beberapa Kementerian Lembaga yang sudah kita ajukan ke Presiden, tinggal menunggu persetujuan presiden untuk menaikkan tukin yang tentu tidak sama. Ada yang naik 10% ada yang naik 20% berdasarkan kinerja mereka miliki," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :