alexa snippet

Penjualan Ritel Inggris Jatuh Pada Januari 2017

Penjualan Ritel Inggris Jatuh Pada Januari 2017
Penjualan ritel Inggris kembali tergelincir pada Januari 2017, setelah sebelumnya pada Desember tahun lalu jatuh cukup dalam. Foto/Ilustrasi
A+ A-
LONDON - Penjualan ritel Inggris kembali tergelincir pada Januari 2017, setelah sebelumnya pada Desember tahun lalu jatuh cukup dalam. Angka resmi dari Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan volume penjualan ritel turun 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya, atau di bawah 0,9% seperti yang diharapkan.

(Baca Juga: Penjualan Ritel Inggris Turun Tajam di Desember)

Seperti dilansir BBC, Jumat (17/2) ONS menerangkan data menunjukkan adanya sinyal tren penurunan sejak Januari 2013, silam. Diyakini kenaikan harga bahan bakar dan makanan yang lebih tinggi menjadi faktor utama yang menggerus tingkat belanja konsumen.

Dibandingkan dengan Januari 2016, penjualan mengalami kenaikan 1,5%, meski masih menjadi kinerja terlemah sejak November 2013. Angka-angka awal pekan ini dari ONS menunjukkan inflasi meningkat ke level tertinggi dalam dua setengah tahun ketika pertumbuhan upah pekerja melambat.

Tercatat harga bahan bakar melompat 16,1% pada bulan Januari, untuk mengalami perubahan terbesar sejak September 2011. "Dalam tiga bulan sampai Januari 2017, penjualan ritel menunjukkan tanda-tanda awal tren penurunan sejak Januari 2013," ujar Senior Statistik ONS Kate Davies.

"Kita telah melihat berbulan-bulan penjualan eceran mengalami kejatuhan secara musiman, di toko-toko konvensional dan online. Ini menjadi bukti untuk menunjukkan bahwa peningkatan harga bahan bakar dan makanan menjadi faktor penting dalam penurunan ini," sambungnya.

Para analis mengatakan konsumen menjadi waspada terkait pengeluaran pada saat pertumbuhan lapangan kerja dan pendapatan memperlambat dan inflasi meningkat. Ekonom dari Pantheon Samuel Tombs mengatakan konsumen mulai runtuh dalam menghadapi tekanan inflasi.



(akr)
loading gif
Top