Dukung Industri Kapal dan Maritim RI, Nippon Paint Hadir di INAMARINE 2023
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
“Selain fokus pada decorative dan protective coating, Nippon Paint juga telah menjadi bagian dalam perjalanan industri pelapis kapal di Indonesia sejak 1972 Ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia," ujar General Manager (TU Division) Nippon Paint Indonesia, Mark Liew.
Berbicara mengenai industri kapal, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas mengenai cat dan pelapisnya. Penggunaan cat dan pelapis pada kapal digunakan untuk memberikan lapisan film agar melindungi material dari gangguan kondisi lingkungan sekitar.
Tidak hanya berfungsi sebagai pemberi estetika (decoration), cat dan pelapis juga memiliki peran sebagai pelindung (protection) hingga tujuan khusus lainnya seperti mencegah menempelnya biota laut pada plat kapal.
“Dalam industri perkapalan dan maritim, tantangan aspek biologis dari organisme bernama teritip atau dalam bahasa inggris biasa disebut barnacle adalah hal yang tidak dapat dihindari. Hewan yang suka menempel pada permukaan keras seperti kapal ini dapat menyebabkan bobot kapal meningkat hingga 60%," ungkap Head of Fleet Division PT. Armada Rock Karunia Transshipment, Capt. Komang Juni Wirawan, MMAr.
Komang menambahkan, bobot kapal yang berat membuat mesin kapal harus bekerja ekstra. Dan pada akhirnya konsumsi bahan bisa meningkat hingga 50%. Tidak hanya dapat menyebabkan kerugian besar bagi industri perkapalan, ancaman emisi gas rumah kaca juga akan menjadi masalah serius.
Menjawab tantangan tersebut, Nippon Paint Indonesia telah menghadirkan produk ANTI-FOULING yang merupakan cat tin free Anti-Fouling dengan teknologi Silyl Acrylate Copolymer dan Controlled Depletion Polymer yang dapat digunakan untuk kapal yang berdurasi docking 36-60 bulan.
Berbicara mengenai industri kapal, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas mengenai cat dan pelapisnya. Penggunaan cat dan pelapis pada kapal digunakan untuk memberikan lapisan film agar melindungi material dari gangguan kondisi lingkungan sekitar.
Tidak hanya berfungsi sebagai pemberi estetika (decoration), cat dan pelapis juga memiliki peran sebagai pelindung (protection) hingga tujuan khusus lainnya seperti mencegah menempelnya biota laut pada plat kapal.
“Dalam industri perkapalan dan maritim, tantangan aspek biologis dari organisme bernama teritip atau dalam bahasa inggris biasa disebut barnacle adalah hal yang tidak dapat dihindari. Hewan yang suka menempel pada permukaan keras seperti kapal ini dapat menyebabkan bobot kapal meningkat hingga 60%," ungkap Head of Fleet Division PT. Armada Rock Karunia Transshipment, Capt. Komang Juni Wirawan, MMAr.
Komang menambahkan, bobot kapal yang berat membuat mesin kapal harus bekerja ekstra. Dan pada akhirnya konsumsi bahan bisa meningkat hingga 50%. Tidak hanya dapat menyebabkan kerugian besar bagi industri perkapalan, ancaman emisi gas rumah kaca juga akan menjadi masalah serius.
Menjawab tantangan tersebut, Nippon Paint Indonesia telah menghadirkan produk ANTI-FOULING yang merupakan cat tin free Anti-Fouling dengan teknologi Silyl Acrylate Copolymer dan Controlled Depletion Polymer yang dapat digunakan untuk kapal yang berdurasi docking 36-60 bulan.
Lihat Juga :