PLN dan Perusahaan Listrik 3 Negara Jajaki ASEAN Power Grid

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 06:59 WIB
loading...
PLN dan Perusahaan Listrik...
Dirut PLN Darmawan Prasodjo bersama para petinggi perusahaan listrik ASEAN mendiskusikan peluang dibentuknya sistem interkoneksi listrik antarnegara Asia Tenggara di AMEM ke-41 di Bali. Foto/Dok. PLN
A A A
JAKARTA - Dalam ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 di Bali, para menteri energi se-ASEAN menyepakati bahwa ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara perlu dibentuk guna menjamin pertumbuhan ASEAN yang berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal itu, dijajaki peningkatan interkonektivitas energi melalui Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG).

Terkait dengan itu, PT PLN (Persero) bersama perusahaan listrik asal Malaysia, Laos dan Thailand melakukan pembahasan mengenai peluang dibentuknya sistem interkoneksi listrik antarnegara Asia Tenggara. Empat perusahaan listrik yang terlibat dalam pertemuan itu adalah PLN, Tenaga Nasional Berhad, Electricite du Laos, dan Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT).

Baca Juga: ASEAN-BAC Siap Realisasikan ASEAN Business Roadmap

"Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi," ungkap Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (26/8/2023).

Darmawan mengatakan, interkoneksi ASEAN bukanlah hal yang baru bagi PLN. Sebelumnya, Indonesia dan Malaysia sudah membuat langkah agresif dengan menghubungkan sistem Kalimantan dengan Sarawak. PLN juga akan melanjutkan kolaborasi dengan Tenaga Nasional Berhad untuk interkoneksi Sumatera-Semenanjung Malaysia dan kolaborasi dengan Sabah Electricity Sdn. Bhd untuk interkoneksi Kalimantan-Sabah.

Namun Darmawan menegaskan bahwa untuk mewujudkan sistem interkoneksi antarnegara ini bukanlah perkara mudah, ada tantangan dari sisi kebijakan, teknis maupun komersil. "Pertanyaannya adalah bagaimana kita akan mewujudkan rencana ini. Kita membutuhkan suatu semangat kolaborasi, persatuan, dan kesejahteraan bersama," terang Darmawan.

Baca Juga: Supermodel Bella Hadid Sindir Keras Menteri Israel soal Hak-hak Palestina

Sementara itu, President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato' Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Meski membutuhkan alokasi anggaran yang tak sedikit, dia meyakini dengan kolaborasi yang kuat maka proyek ini bisa menjadi peluang yang menguntungkan bagi seluruh negara ASEAN. "Model interkoneksi ini sukses diterapkan di Eropa. Peluang kolaborasi ini akan bisa ditingkatkan," ujar Baharin.

Sambutan positif juga dilontarkan Managing Director of Electricite du Laos, Chanthaboun Soukaloune. Dia menerangkan bahwa selama ini skema interkoneksi antarnegara sudah dijalankan oleh Laos. Proyek interkoneksi listrik Laos Thailand Malaysia Singapura (LTMS) menjadi salah satu contoh terjalinnya interkoneksi sistem kelistrikan antarnegara.

"LTMS merupakan salah satu proyek kebanggan kami dan merupakan wujud terlaksananya interkoneksi listrik. Kami mengapresiasi kerja sama bilateral antar negara ini khususnya antara Laos dan Thailand yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun ini. Kerja sama ini juga semakin memperat hubungan bilateral antarnegara," ujar Chanthaboun.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Terungkap Penyebab Padam...
Terungkap Penyebab Padam Listrik Massal di Sumatera: Cuaca Buruk hingga Efek Banjir Bandang
4,8 Juta Pelanggan PLN...
4,8 Juta Pelanggan PLN di Pulau Sumatera Masih Terdampak Mati Listrik Serempak
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Rekomendasi
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved