alexa snippet

IHSG Berakhir Kokoh di Zona Hijau, Bursa Korsel Meningkat 1%

IHSG Berakhir Kokoh di Zona Hijau, Bursa Korsel Meningkat 1%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir kokoh di zona hijau, usai bertahan di level 5.543,09. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir kokoh di zona hijau, usai bertambah 9,10 poin atau 0,16% ke level 5.543,09. Tren penguatan bursa saham Tanah Air terjadi saat bursa Asia ditutup mixed.

IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka menguat 10,93 poin atau 0,20% ke level 5.544,92 dan hingga sesi I hari ini semakin meningkat ke level 5.545,49 atau bertambah 11,50 poin atau setara dengan 0,21%. Sedangkan kemarin kehilangan 6,44 poin atau setara dengan 0,12% ke level 5.533,99.

Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kenaikan tertinggi pada pertambangan yang bertambah 2,05% diikuti pertanian meningkat 0.53%. Sedangkan beberapa sektor mencetak hasil negatif seperti konsumen yang kehilangan 0,33%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,64 triliun dengan 10,90 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp248,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,13 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,38 triliun. Tercatat sebesar 163 saham menguat, 166 melemah dan 113 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) meningkat Rp400 menjadi Rp2.600, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp375 menjadi Rp7.000 dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp65.750.

Untuk saham yang melemah di antaranya saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA) berkurang Rp430 menjadi Rp1.510, PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) menyusut Rp250 menjadi Rp2.500 serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) turun Rp100 menjadi Rp8.075.

Seperti dilansir CNBC, Selasa (21/3/2017) ekuitas Asia berakhir variatif pada perdagangan sore hari ini, setelah Bank Sentral Australia menggelar pertemuan bulan ini ditambah dolar cenderung menyusut. Indeks ASX tergelincir 0,07% atau setara dengan 4,3% untuk menutup di level 5.774,6 terseret kejatuhan sektor materials mencapai 0,58%.

Indeks Nikkei Jepang berakhir lebih rendah 0,34% atau 65,7 poin di level 19,455.88 ketika yen cenderung menguat pada posisi 112.74 terhadap USD pada sesi terakhir. "Meskipun dolar terhadap yen diperdagangkan cukup berat di awal sesi, namun telah menyokong pergerakan hari ini. Diperkirakan dalam jangka pendek dolar bakal melanjutkan penguatan," ucap senior trader OANDA Stephen Innes.

Sementara saham Toshiba mengalami kenaikan 3,21% untuk membantu indeks saham Korea Selatan (Korsel) yakni Kospi melompat 0,99% atau setara 21,4 poin menjadi 2.178,38. Hari ini mantan Presiden Presiden Korea Selatan yang digulingkan, Park Geun-hye meminta maaf kepada negara dan masyarakat saat tiba di kantor kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi.

Bursa saham daratan China ditutup positif, saat komposit Shanghai mendapatkan tambahan 0,35% atau 11,4 poin di level 3.262,2 dan komposit Shenzhen meningkat 0,39% atau 7,89 poin di 2.043,94. Tren penguatan juga diperlihatan indeks Hong Kong yakni Hang Seng yang melompat sebesar 0,44%.



(akr)
loading gif
Top