alexa snippet

Rupiah Ditutup Stabil Saat Euro Merangkak Naik

Rupiah Ditutup Stabil Saat Euro Merangkak Naik
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini stabil untuk menjaga tren penguatan, saat euro memanfaatkan pelemahan USD. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini mendatar dengan kecenderungan masih menguat dibandingkan kemarin. Hal ini terjadi seiring pelemahan mata uang Negeri Paman Sam untuk dimanfaatkan euro untuk menutup hari lebih tinggi

Data SINDOnews bersumber dari Limas rupiah terlihat mengalami kemerosotan cukup besar, jika dibandingkan sesi pagi dan siang untuk berada di level Rp13.340/USD. Namun posisi ini masih lebih baik dari kemarin Rp13.345/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir di level Rp13.319/USD atau mulai menyusut dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.314/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.293-Rp13.326/USD.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup melesat ke level Rp13.300/USD atau jauh lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.306/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.282-Rp13.327/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.308/USD. Posisi ini meningkat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.329/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (21/3/2017) USD tergelincir di tengah keraguan The Fed alias Bank Sentral AS akan mempercepat kenaikan suku bunga acuan pada periode tahun ini. Sebelumnya Presiden Fed Chicago Charles Evans memperkuat persepsi bahwa Bank Sentral AS tidak akan mempercepat laju kenaikan suku bunga.

Tercatat indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, mengalami penurunan 0,1% ke level 100.30 setelah pada sesi sebelumnya sempat menyentuh posisi terendah sejak 7 Februari di level 100,02. Sementara euro meningkat 0,1% menjadi 1.0754 saat melawan USD, meski masih dalam tren negatif selama sepekan.

"Ada sedikit reli saat euro lebih tinggi, di tengah berita seputar pemilihan Presiden Prancis. Yang menjadi tema utama masih seputar pelemahan dolar," ucap Kepala Strategi Asia FX Royal Bank of Canada Sue Trinh di Hong Kong.

Poundsterling juga mengalami sedikit pelamahan menjadi 1.2356 terhadap USD, meski tidak berbeda jauh dibandingkan awal pekan kemarin di level 1.2436 atau jadi yang tertinggi sejak 28 Februari. Hal ini terimbas pernyataan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang menyatakan negosiasi proses pemisahan Inggris dan Uni Eropa bakal dimulai pada 29 Maret, mendatang.

Di sisi lain USD mendapatkan dorongan untuk memperoleh tambangan 0,2% menjadi 112.79 saat melawan Yen, setelah sebelumnya bursa saham Jepang libur di awal pekan. Kepala Valuta Asing Daiwa sekuritas Mitsuo Imaizumi mengatakan, dolar sempat tertekan di awal sesi untuk kemudian banyak aksi menjual.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top