alexametrics

ACSET Bagikan Dividen 40% dari Laba Bersih

loading...
ACSET Bagikan Dividen 40% dari Laba Bersih
PT Acset Indonusa membagikan dividen Rp27,3 miliar kepada pemegang saham dalam RUPST 2017. Foto/Dok.Acset Indonusa
A+ A-
JAKARTA - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatat laba bersih pada 2016 kemarin sebesar Rp68,33 miliar, meningkat 63% dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp41,92 miliar. Kinerja gemilang itu membuat ACSET membagikan dividen (keuntungan) sebesar Rp27,3 miliar untuk tahun buku 2016 kepada pemegang saham.

Pembagian dividen ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan akan diberikan pada 9 Mei 2017 mendatang.

Jeffrey Gunadi Chandrawijaya, Presiden Direktur Acset Indonusa mengatakan, total dividen yang diberikan setara dengan Rp39 per saham atau 40% dari laba bersih yang diraih perusahaan pada tahun lalu.



Pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih untuk menambahkan dana cadangan ACSET sebesar Rp4 miliar, setara dengan 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. “Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp37 miliar diputuskan untuk dicatat sebagai laba ditahan Perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Selasa (11/4/2017).

Selain itu, anak usaha Grup Astra ini juga mendapatkan persetujuan untuk menambah kepemilikan saham dalam entitas anak perusahaan, Binkei sebesar Rp28,7 miliar dengan mengambil saham baru.

PT Bintai Kindenko Engineering Indonesia (Binkei) merupakan anak perusahaan Acset Indonusa yang bergerak di bidang mekanikal, elektrikal, dan plumbing.

Kini, Binkei tengah terlibat dalam pengerjaan beberapa proyek prestius, yakni dalam proyek MEP untuk Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan Gedung Indonesia 1. Dengan adanya peningkatan kepemilikan saham ini akan meningkatkan kemampuan finansial Binkei yang dapat menunjang kegiatan bisnis dan usaha perusahaan dalam jangka panjang.

Selain melakukan pembagian dividen, ACSET juga melakukan perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPST. Beberapa yang diganti yakni, David Iman Santosa yang diangkat menjadi komisaris, kemudian kursi Komisaris Independen diduduki oleh Tjandrawati Waas, dan Presiden Direktur ditempati oleh Jeffrey Gunadi Chadrawijaya.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi setelah RUPST:
Presiden Komisaris: Gidion Hasan
Komisaris: David Iman Santosa
Komisaris Independen: Tjandrawati Waas
Presiden Direktur: Jeffrey Gunadi Chandrawijaya
Wakil Presiden Direktur: Tan Tiam Seng Ronnie
Direktur: Hilarius Arwandhi, Yohanes Eka Prayuda, Ellyjawati
Direktur Independen: Herjadi Budiman
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak