Gencar Investasi dan Ekspansi, PIS Dukung Daya Saing Logistik ASEAN
Sabtu, 09 September 2023 - 12:49 WIB
loading...
Kawasan Asia Tenggara diyakini memiliki potensi untuk terus mengembangkan market dan meningkatkan tingkat kompetitif logistiknya di kancah global. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kawasan Asia Tenggara diyakini memiliki potensi untuk terus mengembangkan market dan meningkatkan tingkat kompetitif logistik nya di kancah global. Perkembangan industri e-commerce yang semakin pesat ditambah dengan tren bisnis berkelanjutan ramah lingkungan, akan menjadi tantangan sekaligus peluang menjanjikan.
Baca Juga: PIS Siapkan Strategi Dekarbonisasi dan Bisnis Hijau
Pembahasan sektor logistik ini diulas dengan intens dalam rangkaian event ASEAN Indonesia 2023, Bloomberg Executive Lunch Session “Navigating The ASEAN’s Logistics Landscape, Overcoming Complexity for Success” dengan pembicara antara lain; CEO PT Pertamina International Shipping (PIS) Yoki Firnandi, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Jodi Mahardi, pengamat ekonomi politik Asmiati Malik, dan Managing Partner McKinsey Indonesia Khoon Tee Than.
“Bisa dilihat dengan jelas bahwa di Asia Tenggara, market industri logistik sedang berkembang pesat pada saat ini,” papar Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenkomarves, Jodi Mahardi dalam diskusi yang diselenggarakan pada Rabu (6/9).
Baca Juga: Dukung Energi Hijau, PIS Gunakan 146 Kapal Biodiesel
Perkembangan ini didorong antara lain berkembangnya industri e-commerce, konektivitas sambungan berkecepatan tinggi yang terus tumbuh, dan digitalisasi. Dengan rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan dari 2023 hingga 2030 sebesar 10,7% , menurut Jodi, ini juga bisa menjadi peluang tumbuhnya pendapatan di sektor perkapalan.
Baca Juga: PIS Siapkan Strategi Dekarbonisasi dan Bisnis Hijau
Pembahasan sektor logistik ini diulas dengan intens dalam rangkaian event ASEAN Indonesia 2023, Bloomberg Executive Lunch Session “Navigating The ASEAN’s Logistics Landscape, Overcoming Complexity for Success” dengan pembicara antara lain; CEO PT Pertamina International Shipping (PIS) Yoki Firnandi, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Jodi Mahardi, pengamat ekonomi politik Asmiati Malik, dan Managing Partner McKinsey Indonesia Khoon Tee Than.
“Bisa dilihat dengan jelas bahwa di Asia Tenggara, market industri logistik sedang berkembang pesat pada saat ini,” papar Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenkomarves, Jodi Mahardi dalam diskusi yang diselenggarakan pada Rabu (6/9).
Baca Juga: Dukung Energi Hijau, PIS Gunakan 146 Kapal Biodiesel
Perkembangan ini didorong antara lain berkembangnya industri e-commerce, konektivitas sambungan berkecepatan tinggi yang terus tumbuh, dan digitalisasi. Dengan rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan dari 2023 hingga 2030 sebesar 10,7% , menurut Jodi, ini juga bisa menjadi peluang tumbuhnya pendapatan di sektor perkapalan.
Lihat Juga :