alexametrics

Inovasi Bisnis, Mahasiswa Digandeng Desain Outlet Domino Pizza

loading...
Inovasi Bisnis, Mahasiswa Digandeng Desain Outlet Domino Pizza
Domino Pizza menggandeng mahasiswa Podomoro University untuk mendesain outlet terbarunya untuk memberikan inovasi dalam desain. Foto/ Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Domino Pizza menggandeng mahasiswa Podomoro University untuk mendesain outlet terbarunya. Kesan yang diinginkan ialah inovasi yang segar agar lebih konsumen bisa merasakan kenyamanan rumah.

Project Desainer Domino’s Pizza Andira mengatakan, keterlibatan pendidikan tinggi pada industri adalah lahirnya regenerasi desain. Apalagi, perancang desain berasal dari mahasiswa-mahasiswa yang memiliki ide kreatif yang masih fresh.

"Intinya, kami kan punya konsep fun dan untuk anak muda. Jadi kami ingin kerja sama ini ada desain baru yang lebih fresh dan inovatif," katanya saat pembukaan outlet Domino Pizza Jakarta.



Dia mengapresiasi hasil rancangan desain interior dari mahasiswa Podomoro University. Apalagi, desain ini, belum digunakan di toko Domino's Pizza yang lain. "Desain ini benar lebih fresh dan beda dari toko Domino's Pizza yang lain. Keuntungan kami juga kalau sewa konsultan pasti harganya mahal dan desainnya itu-itu saja," ujarnya.

Salah satu mahasiswa perancang Silvia Marcelina mengatakan, outlet Domino's Pizza konsepnya dibuat seperti suasana rumah dengan memperkuat unsur bata, kayu, bunga. "Jadi kalau orang pulang kantor dan makan bisa merasakan nyamannya rumah," terangnya.

Dosen Koordinator Pengampu Mata Kuliah Desain Interoir dan Produk Interior Boike Janus Anshory menjelaskan, kampus melibatkan mahasiswa dari program studi arsitektur, bisnis perhotelan dan desain produk. Menurut Boike, mahasiswa terlibat langsung pada perancangan desain interior restoran. "Mulai dari jalur masuk dan keluar pengunjung, layout interior restoran dan penggunaan material interior," katanya.

Boike menyatakan, program kuliah praktek merupakan kesempatan mahasiswa Podomoro University untuk dapat memahami langsung teori pembelajaran yang diperolehnya di kampus. Biasanya, ini diterapkan ke owner yang membutuhkan jasa. Dengan begitu, menurutnya owner akan berhemat.

Karena tidak mengeluarkan biaya untuk tim konsultan. "Untuk bisnis, owner akan menyerahkan desain ke konsultan. Dan ini biayanya bisa puluhan juta. Dengan desain dari kami, mereka bisa berhemat, dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan," paparnya.

Dia menyebutkan, kuliah praktek mahasiswa Podomoro University baru diterapkan di dua tim owner. Sebelumnya, menurut Boike mahasiswa juga telah mendesain interior toko Old Town white coffe. Mahasiswa bisa mengikuti kuliah praktek setelah masuk semester keempat, untuk program studi arsitektur.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak