Kemenparekraf Serahkan Bantuan untuk Pengembangan Usaha dan Literasi Keuangan kepada 18 Desa Wisata
Rabu, 20 September 2023 - 15:55 WIB
loading...
Kemenparekraf terus mengembangkan desa wisata. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) memberikan bantuan kepada 18 desa wisata yang berasal 11 provinsi yang ada di Indonesia pada Selasa (19/9/2023). Bantuan itu diberikan sebagai dukungan pengembangan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (DPUP) di desa wisata yang ada, di antaranya adalah: (1) Desa Wisata Nusa (Provinsi Aceh) (2) Desa Wisata Koto Mesjid (Provinsi Riau); (3) Desa Wisata Tebat Lereh Meringang, (4) Desa Wisata Ekowisata Burai (Provinsi Sumatera Selatan).
Baca juga: Promosikan Wisata Pegunungan, Kemenparekraf Dukung Indonesia Mountain Tourism Conference
Kemudian, (5) Desa Wisata Belitar Seberang (Provinsi Bengkulu) (6) Desa Wisata Rigis Jaya (Provinsi Lampung); (7) Desa Wisata Tipang, (8) Desa Wisata Buluh Duri (Provinsi Sumatra Utara); (9) Desa Wisata Undisan (Provinsi Bali); (10) Desa Wisata Tondok Bakaru (Provinsi Sulawesi Barat); (11) Desa Wisata Ara, (12) Desa Wisata Kambo, (13) Desa Wisata Lembang Nonongan (Provinsi Sulawesi Selatan); (15) Desa Wisata Limbo Wolio, (16) Desa Wisata Liya Togo, (17) Desa Wisata Air Terjun Moramo Sumbersari (Provinsi Sulawesi Tenggara); dan (18) Desa Wisata Ngilngof (Provinsi Maluku).
Pemberian bantuan bagi lima desa wisata di Jawa Barat merupakan bentuk keberpihakan pemerintah untuk menjadikan desa wisata lebih tangguh ke depan dengan daya tarik wisata yang lebih beragam dan kemampuan membangun produk ekonomi kreatif unggulan.
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sambutannya melalui video, berharap bahwa program DPUP ini akan menjadi dorongan bagi pengelola desa wisata untuk lebih mengembangkan potensi daya tarik wisata yang ada dan meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis parekraf yang melibatkan masyarakat.
Baca juga: Promosikan Wisata Pegunungan, Kemenparekraf Dukung Indonesia Mountain Tourism Conference
Kemudian, (5) Desa Wisata Belitar Seberang (Provinsi Bengkulu) (6) Desa Wisata Rigis Jaya (Provinsi Lampung); (7) Desa Wisata Tipang, (8) Desa Wisata Buluh Duri (Provinsi Sumatra Utara); (9) Desa Wisata Undisan (Provinsi Bali); (10) Desa Wisata Tondok Bakaru (Provinsi Sulawesi Barat); (11) Desa Wisata Ara, (12) Desa Wisata Kambo, (13) Desa Wisata Lembang Nonongan (Provinsi Sulawesi Selatan); (15) Desa Wisata Limbo Wolio, (16) Desa Wisata Liya Togo, (17) Desa Wisata Air Terjun Moramo Sumbersari (Provinsi Sulawesi Tenggara); dan (18) Desa Wisata Ngilngof (Provinsi Maluku).
Pemberian bantuan bagi lima desa wisata di Jawa Barat merupakan bentuk keberpihakan pemerintah untuk menjadikan desa wisata lebih tangguh ke depan dengan daya tarik wisata yang lebih beragam dan kemampuan membangun produk ekonomi kreatif unggulan.
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sambutannya melalui video, berharap bahwa program DPUP ini akan menjadi dorongan bagi pengelola desa wisata untuk lebih mengembangkan potensi daya tarik wisata yang ada dan meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis parekraf yang melibatkan masyarakat.
Lihat Juga :